Grow & Bless

Langkah-Langkah Optimasi SEO Website: Panduan Lengkap

Di era digital, website merupakan aset penting bagi setiap bisnis. Tidak hanya berfungsi sebagai brosur online, website juga berfungsi sebagai alat pemasaran yang powerful untuk menjangkau pelanggan baru dan meningkatkan penjualan.

Namun, memiliki website saja tidak cukup. Kamu juga perlu mengoptimasi websitemu agar dapat ditemukan oleh calon pelanggan di internet. Disinilah peran penting optimasi SEO website.

Langkah-Langkah Optimasi SEO Website: Panduan Lengkap

Key Takeaways

  • Pentingnya optimasi SEO website adalah agar situsmu dapat muncul di halaman pertama mesin pencari dan ditemukan oleh calon pelanggan potensial.
  • Optimasi SEO terdiri atas SEO on page, SEO off page, dan juga technical SEO. Dengan memperhatikan tiga hal ini, Kamu dapat meraih skor SEO yang baik dan tampil di halaman pertama mesin pencari.
  • Salah satu mesin pencari terbesar adalah Google. Untuk optimasi SEO yang optimal, maka Kamu harus terus memantau update algoritma yang diluncurkan dan mengatur strategi SEO sesuai perubahan terbaru.

Mengapa Perlu Melakukan Optimasi SEO?

Tujuan utama optimasi SEO adalah agar website Kamu dapat masuk ke peringkat 1 di pencarian Google. Lalu, apa yang akan Kamu dapatkan bila websitemu mencapai peringkat 1?

Bagi bisnis, tentu saja akan mendapatkan brand awareness yang lebih besar. Menurut riset dari backlinko.com, website yang berada di ranking 1 Google memiliki CTR 27,6% dan 10x lipat kemungkinan untuk diklik.

Selanjutnya adalah tergantung strategi pemasaran yang Kamu lakukan. Dengan strategi yang tepat, Kamu bisa mendapatkan puluhan sampai ratusan lead dari hasil pencarian Google saja.

Hal yang perlu digarisbawahi, SEO bersifat organik dan menumpuk. Artinya, traffic yang Kamu dapatkan akan terus bertambah tanpa perlu mengeluarkan biaya seperti PPC. Selama Kamu terus mengoptimasi SEO websitemu, maka traffic akan terus berdatangan.

Tentu saja ini merupakan keuntungan yang besar bagi bisnismu. Menurut Kami, semua bisnis yang memiliki website sudah seharusnya mengoptimalkan SEO nya. Ada tiga poin utama dalam optimasi SEO: SEO on page, SEO off page, dan technical SEO. Mari Kita bahas satu per satu.

Optimasi SEO On Page

SEO On page checklist
Sumber: seochatter.com

Salah satu cara agar mesin pencari dapat menemukan situsmu adalah dengan membaca konten artikel yang dibuat. Oleh karena itu, penting untuk menerapkan SEO on page agar Google dapat membaca konten Kamu dengan benar dan menampilkannya ke pengguna internet.

Optimasi on page SEO berfokus pada semua hal yang ada dalam konten. Mulai dari kata kunci, judul, meta title dan description, sampai internal link. Sederhananya, on page SEO adalah langkah optimasi untuk meningkatkan kualitas konten agar mudah dibaca dan dipahami, baik oleh pembaca website maupun Google.  

1. Lakukan Riset Keyword (Kata Kunci)

Langkah pertama dalam optimasi SEO adalah melakukan riset keyword untuk mengetahui kata kunci mana yang potensial digunakan.

Tergantung tujuannya, kata kunci biasa dibagi menjadi 4 jenis:

  • transactional keywords,
  • commercial keywords,
  • navigational keywords, dan
  • informational keywords.

Kamu bisa memulai dari kata kunci utama yang ingin ditargetkan. Sebagai contoh, bisnismu adalah jasa event organizer. Pertama-tama, Kamu harus berpikir dalam sudut pandang calon pelangganmu. Kata kunci apa yang akan mereka gunakan apabila sedang membutuhkan jasa event organizer? Mungkin kata kunci seperti “jasa event organizer terdekat” bisa menjadi langkah awal.

Biasanya, kata kunci ini akan masuk ke transactional atau commercial keywords.

Setelah mendapatkan list kata kunci, Kamu bisa melakukan riset volume pencarian menggunakan tools gratis, seperti Keyword Planner dari Google, atau tools berbayar seperti Ahrefs, Semrush, atau Ubersuggest. Pastikan keyword yang Kamu targetkan memiliki jumlah pencarian bagus. Idealnya adalah volume pencarian tinggi, dengan persaingan rendah.

2. Buat Postingan Blog

Selanjutnya, Kamu bisa mulai membuat artikel yang membahas tentang kata kunci yang sudah ditargetkan. Buatlah konten yang menarik dan menjawab pertanyaan pengguna.

Menurut Kami, cara paling mudah dalam membuat artikel adalah dengan melihat kompetitor. Kamu bisa melakukan pencarian kata kunci di Google, dan perhatikan situs-situs yang muncul di halaman pertama, terutama ranking 1 – 3.

Analisis artikel seperti apa yang mereka buat? Apakah berbentuk tutorial, rekomendasi, list produk, atau yang lainnya. Lihat juga apa saja yang mereka bahas dalam artikel, point penting yang ditonjolkan pada judul, dan apa saja heading yang digunakan.

Kompetitormu mendapat ranking 1 bukan tanpa alasan. Daftar yang ditampilkan di halaman pertama merupakan hasil dari analisis algoritma Google terhadap interaksi pengguna serta semua artikel yang terindex. Dan Google memutuskan artikel-artikel tersebut relevan dan dapat tampil di halaman pertama.

3. Gunakan Permalink Sederhana

Permalink bawaan biasanya memiliki struktur yang sulit dibaca oleh manusia, karena struktur tersebut memang diperuntukan bagi mesin. Cukup masukkan kata kunci yang ditargetkan pada permalink, agar pengguna dan juga mesin pencari dapat mengerti apa isi artikel yang akan ditampilkan secara cepat.

Contoh, Kamu menargetkan kata kunci parfum lokal, maka buatlah permalinknya seperti ini: www.webku.com/parfum-lokal.

Bagi pengguna WordPress, cara mengubah settingan permalink adalah ke menu Settings > Permalink. Di situ, Kamu bisa mengganti permalink sesuai keinginan. Saran dari Kami adalah mengganti permalink sesuai dengan judul post.

4. Sertakan Meta Title dan Description yang Sesuai

Meta Tittle dan description

Meta title dan description sangat penting untuk menarik audiens dan meningkatkan klik. Gunakan praktik penulisan yang persuasif dan tambahkan kata kunci utama di dalamnya.

5. Gunakan Semantic Keyword

Jika sebelumnya praktik SEO seperti keyword stuffing masih bisa menjadikan websitemu di posisi pertama, maka sekarang hal ini sudah tidak berlaku. Google sudah menerapkan analisis khusus yang mirip dengan semantic keyword untuk memahami isi kontenmu. Selain melihat dari kata kunci, Google juga memperhatikan perilaku pencarian yang terjadi.

Sebagai contoh, bila Kamu mencari kata kunci “kucing”, mungkin kamu tidak menginginkan artikel dengan puluhan kata “kucing” di dalamnya. Tetapi kamu ingin mencari gambar kucing yang menggemaskan. Maka, Google akan menampilkan beberapa opsi yang sekiranya sesuai dengan tujuan pencarianmu.

Kurang lebih seperti inilah cara kerja analisis semantik yang dilakukan Google. Kamu bisa menerapkannya dalam penulisan SEO dengan menambahkan kata-kata lain yang berhubungan dengan kata kunci yang Kamu targetkan.

Untuk contoh di atas, maka Kamu bisa menggunakan kata kunci hewan peliharaan, ras kucing, atau lainnya.

6. Manfaatkan Heading dan Subheading

Apakah Kamu tahu jika heading dapat ditampilkan dalam pencarian Google?

Oleh karena itu, masukkan kata kunci yang relevan di dalam heading. Tidak perlu semua, masukkan kata kunci dalam heading secara natural. Tetap utamakan pengalaman pembaca terlebih dahulu.

Manfaat Heading untuk SEO:

  • Meningkatkan struktur website: heading membantu mesin pencari untuk memahami struktur dan hierarki konten website.
  • Meningkatkan relevansi: heading yang mengandung kata kunci relevan dapat membantu mesin pencari memahami topik artikel yang Kamu buat.
  • Meningkatkan pengalaman pengguna: heading membantu pembaca memahami isi artikel dengan lebih mudah dan menemukan informasi yang mereka cari dengan cepat.

7. Tambahkan Gambar atau Video

Selain memperkaya isi kontenmu, penambahan gambar atau video juga bisa membuat pembaca lebih lama berada di website Kamu.

Jika seluruh artikel yang Kamu buat hanya berisi teks, lama kelamaan orang pasti akan bosan. Selain itu, beberapa poin akan lebih jelas dipahami apabila terdapat ilustrasi yang relevan.

Jangan lupa menambahkan alt text untuk setiap gambar, dan usahakan ukurannya kecil agar loading speed halamanmu tetap kencang.

8. Maksimalkan Internal Link

Usahakan setiap halaman website saling terhubung satu sama lain, jangan biarkan ada orphan content di dalamnya. Orphan content adalah halaman atau artikel yang tidak tertaut ke halaman lainnya.

Internal linking sangat penting, karena salah satu cara Google mengetahui isi website Kamu adalah melalui internal linking. Apalagi jika salah satu halaman Kamu sudah tampil di halaman pertama SERP, maka wajib untuk menambahkan internal link pada artikel tersebut.

Internal link berfungsi sebagai penyalur authority, dimana halaman utama ini akan memberikan sinyal kepada Google bahwa halamanmu yang lain tidak kalah pentingnya. Sehingga, Google akan memprioritaskan membaca halaman tersebut.

9. Tambahkan Tombol Share Media Sosial

Menambahkan tombol share ke media sosial merupakan praktik sederhana namun masih cukup powerful. Pemasangannya pun relatif mudah, sehingga tidak ada ruginya Kamu melakukan ini.

Apabila kontenmu relevan dengan pembaca, maka dengan sendirinya mereka akan men-share postinganmu ke kerabat atau kolega mereka.

Permudah mereka untuk melakukan itu dengan menambahkan tombol share ke media sosial, seperti Instagram, Whatsapp, Facebook, Linkedin, dan lain-lain.

Selain itu, Kamu juga mendapatkan backlink gratis ketika pembaca membagikan artikelmu di sosial media.

10. Konten EEAT

eeat content
Sumber: moz.com

EEAT atau Expertise, Experience, Authoritativeness, and Trustworthiness adalah salah satu pengembangan aspek penilaian website yang dikenalkan Google pada tahun 2018.

Berdasarkan artikel tahun 2023 dari semrush.com tentang konten EEAT, walau bukan termasuk faktor utama dalam penentuan ranking, tetapi Google ingin merekomendasikan website dengan EEAT yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan EEAT website yang Kamu kelola.

Menurut Kami, apabila websitemu termasuk dalam industri yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan hidup, keuangan, kesehatan dan hal vital lainnya, sebisa mungkin penuhi standar EEAT.

Hal ini biasa dikenal dengan YMYL, atau Your Money Your Life.

Baca juga: Kenali Manfaat Jasa SEO Web untuk Optimasi Website Bisnis Kamu

Fokus pada Konten Berkualitas

Walau terdapat banyak tips dan trik SEO, namun menyajikan konten yang berkualitas tetap menjadi pilihan paling ampuh dan efektif untuk meningkatkan ranking SEO website Kamu.

Buatlah konten yang berfokus untuk menjawab pertanyaan manusia, jangan berfokus kepada algoritma mesin pencari. Hal ini sesuai dengan pernyataan Google di halaman resminya terkait helpful content.

Selain itu, dengan menyajikan konten yang berkualitas, Kamu akan mendapat kepercayaan pengunjung dan bisa mendapatkan backlink organik dari situs web lainnya.

Optimasi Technical SEO

Setelah selesai dengan on page SEO, sekarang saatnya Kamu mengoptimasi SEO dari segi teknikalnya. Sederhananya, Google ingin memberikan pengalaman yang terbaik kepada pengguna.

Sebagai contoh, Kamu sedang mencari servis elektronik terdekat, dan ketika sudah menemukan website yang sesuai, ternyata kecepatan loading website tersebut sangat lambat. Otomatis Kamu akan beralih ke hasil pencarian selanjutnya.

Sekarang bayangkan setiap hasil pencarian di Google menghasilkan website seperti di atas, tentunya lama-kelamaan Kamu tidak akan lagi percaya menggunakan Google sebagai mesin pencarianmu, kan?

Oleh karena itu Google sangat memperhatikan pengalaman penggunanya. Dan salah satu point penting adalah kecepatan loading website.

Kecepatan loading yang baik akan memberikan websitemu skor SEO yang tinggi, dan kemungkinan website Kamu masuk di halaman pertama akan lebih tinggi.

Lalu, faktor teknikal apa saja yang bisa Kamu optimasi?

1. Perbaiki Struktur Website

Struktur website yang terorganisir dengan baik akan memudahkan mesin pencari untuk mengindex halaman-halaman website dengan lebih efisien.

Pastikan seluruh halaman terhubung dengan internal link, menu navigasi yang jelas, dan gunakan url yang jelas untuk mempermudah Google membaca konteks dari halamanmu. Buat juga XML Sitemap agar mesin pencari lebih mudah menemukan website Kamu.

2. Optimalkan Crawling dan Indexing

Daftarkan website Kamu di mesin pencarian, untuk Google Kamu bisa mendaftarkan ke Google Search Console agar crawler mereka dapat lebih cepat mengindex websitemu.

Pastikan semua halaman penting situsmu dapat diakses dan diindex oleh mesin pencari dengan melakukan optimasi internal link dan pengaturan robot.txt.

Apabila situsmu baru berjalan, Kamu juga bisa melakukan request indexing manual ke masing-masing mesin pencarian. Lakukan request indexing apabila artikel yang kamu publish belum terindex setelah beberapa hari.

Untuk website baru, biasanya menunggu sekitar 1-3 hari sebelum terindex oleh mesin pencari.

3. Cek Apakah Ada Link yang Rusak atau Konten Duplikat

Lakukan audit rutin untuk memeriksa apakah semua link, nomor kontak, dan konten Kamu masih berjalan dengan benar. Apabila terdapat tautan yang rusak, hal ini akan memberikan sinyal kepada mesin pencari kalau situsmu tidak terawat dengan baik.

Selain itu, link yang tidak bisa diakses akan memberi pengalaman buruk pembaca. Selain kehilangan traffic, score SEO mu juga pasti terpengaruh.

Jika Kamu menggunakan CMS WordPress, maka terdapat banyak plugin gratis yang bisa Kamu install untuk mengecek ada tidaknya broken link di dalam websitemu.

4. Percepat Loading Situs

Waktu muat (loading time) adalah waktu yang dibutuhkan untuk memuat seluruh konten pada halaman web. Loading time yang lambat dapat memberikan dampak negatif pada SEO website dan pengalaman pengguna.

Ada banyak situs yang dapat digunakan untuk mengecek kecepatan websitemu, seperti Google Page Speed, GTMetrix, dan lain sebagainya.

Berikut beberapa cara yang bisa Kamu coba untuk mengoptimalkan kecepatan loading website:

1. Hapus Kode yang Tidak Perlu

Kode yang tidak diperlukan sebaiknya segera dihapus. Hal ini akan menambah beban request ke server, padahal kode ini tidak memiliki kegunaan sama sekali terhadap performa website, malah berefek negatif terhadap loading time.

Kamu bisa menghapus kode JavaScript dan CSS yang tidak digunakan. Atau bisa melakukan minifikasi kode JavaScript dan CSS.

Apabila Kamu menggunakan WordPress, maka plugin seperti WP Rocket sangat Kami sarankan. Karena Kamu tidak perlu repot mengatur secara manual hal-hal di atas. Walau berbayar, hasil yang diberikan sangat positif dan sepadan dengan harga yang dibayar.

2. Gunakan CDN (Content Delivery Network)

CDN adalah jaringan server yang didistribusikan di seluruh dunia. CDN dapat membantumu memuat konten statis situs web dengan lebih cepat bagi pengunjung di seluruh dunia. Selain itu, beban yang diberikan pada server juga akan berkurang, yang berdampak pada performa website.

CDN juga dapat membantu meningkatkan keamanan situs dengan melindungi konten dari serangan DDoS.

3. Aktifkan Cache pada Browser

Cache adalah tempat penyimpanan sementara di lokal komputer, yang berguna untuk menyimpan file-file statis dari situs web yang pernah dikunjungi. Dengan begitu, ketika Kamu membuka situs itu kembali, browser tidak perlu merequest seluruh data seperti sebelumnya.

Selain mengurangi request, pengguna juga akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik karena website lebih cepat tampil.

4. Optimalkan Gambar

Gambar memainkan peran penting dalam SEO dan kecepatan website. Usahakan gambarmu berukuran kecil agar website lebih cepat tampil. Gunakan juga alt text agar mesin pencari dapat mengetahui secara cepat isi konten website Kamu.

Pertimbangkan untuk mengompresi gambarmu apabila terlalu besar. Menurut Kami, ukuran yang direkomendasikan maksimal 500kb. Kamu bisa menggunakan kompresi online seperti TinyPNG atau squoosh.

Selain itu, gunakan juga dimensi gambar yang tetap agar ketika website sedang proses memuat tidak terjadi terlalu banyak pergeseran layout.

5. Prioritaskan Aspek Mobile-Friendly

Saat ini, lebih dari 50% pengguna internet mengakses website melalui perangkat mobile. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan websitemu dioptimalkan dengan baik untuk tampilan dan pengalaman pengguna mobile.

Berikut beberapa cara untuk memastikan websitemu mobile-friendly:

  • Gunakan desain responsif: desain responsif adalah desain website yang dapat menyesuaikan tata letak dan tampilannya secara otomatis untuk berbagai perangkat, termasuk desktop, tablet, dan mobile.
  • Gunakan media query: media query adalah kode CSS yang memungkinkan Kamu untuk menyembunyikan atau menampilkan elemen website tertentu pada perangkat mobile.
  • Optimalkan aset visual: pastikan semua gambar, video, atau file apapun yang akan ditampilkan sudah optimal untuk perangkat mobile. Gunakan format gambar yang tepat dan kompres ukuran file yang terlalu besar.
  • Gunakan font yang mudah dibaca: gunakan font yang mudah dibaca pada perangkat mobile. Hindari menggunakan font yang terlalu kecil atau rumit.
  • Gunakan tombol yang besar: pastikan tombol dan tautan pada website cukup besar untuk ditekan di perangkat mobile.
  • Uji website pada perangkat mobile: coba tes tampilan website di berbagai perangkat mobile. Pastikan tiap device sudah menampilkan desain dan pengalaman pengguna yang baik.

Baca juga: Pentingnya Website Bisnis untuk Pertumbuhan Perusahaan

Optimasi Off-Page SEO

Optimasi Off-Page SEO

Berdasarkan riset yang dilakukan Semrush pada tahun 2022, semakin banyak reffering domain yang dimiliki website Kamu, maka posisinya dalam mesin pencarian juga akan semakin tinggi.

Namun, bukan berarti Kamu harus membeli PBN atau backlink tidak berkualitas sebanyak-banyaknya. Karena sejak tahun 2010, Google sudah menjelaskan di halaman resminya bahwa satu backlink berkualitas yang didapat secara organik lebih dihargai dibanding puluhan backlink dari website yang tidak kredibel.

Lalu, bagaimana cara mengumpulkan backlink berkualitas secara organik? Berikut beberapa cara yang bisa Kamu gunakan untuk memulai backlink building:

1. Affiliate Partnership

Salah satu cara yang paling lama adalah berafiliasi dengan website lain yang memiliki niche serupa denganmu. Apabila website Kamu memiliki trafik dan konten yang baik, biasanya pemilik website akan dengan senang hati bekerja sama dengan Kamu. Kalian bisa saling bertukar link referal di artikel website.

Walau begitu, ada beberapa pemilik website yang tetap meminta bayaran. Jika dirasa website dan niche mereka cukup relevan dengan website Kamu, maka tidak ada salahnya menggunakan kerja sama berbayar.

Kamu bisa memeriksa domain authority website mereka melalui tools seperti ahrefs dan moz. Namun perlu diingat, kalau domain authority bukanlah parameter ranking yang dikeluarkan Google.

2. Bekerja sama dengan Komunitas

Kamu juga bisa mencari backlink melalui komunitas. Sebagai pemilik bisnis, Kamu pasti memiliki beberapa hobi atau profesi yang disenangi. Cobalah untuk bergabung di komunitas online, dan pelan-pelan promosikan value dirimu dan juga website yang Kamu kelola.

Perkenalkan niche apa yang Kamu geluti, dan berikan permintaan untuk saling bertukar backlink atau guest post. Ada juga beberapa website yang terbuka untuk guest post, dan jika beruntung Kamu bisa mendapatkannya secara gratis.

3. Media Partner

Website berita nasional atau media partner merupakan salah satu sumber backlink yang paling direkomendasikan. Selain karena traffic harian mereka yang sangat tinggi, jumlah postingan yang banyak juga membuat mereka sering tampil di halaman pertama mesin pencari.

Walau kebanyakan mematok harga yang cukup tinggi, tidak ada salahnya Kamu menggunakan backlink jenis ini, karena situs berita dan media memiliki kredibilitas tinggi. Tidak hanya di mesin pencari tetapi juga kepercayaan dari masyarakat nasional.

Cukup beriklan 1 artikel per bulan sudah cukup untuk mendongkrak ranking website Kamu.

Promosikan Website melalui Konten Marketing

Cara lain untuk meningkatkan skor SEO websitemu di mesin pencari adalah dengan mempromosikannya menggunakan konten marketing.

Postingan media sosial, artikel di blog besar seperti medium, quora, pinterest, dan lainnya sangat efektif sebagai backlink organik. Menurut Kami, cara ini jauh lebih efektif dan efisien untuk mendorong authority website secara cepat. Hal ini karena platform seperti ini sudah memiliki authority yang tinggi, dengan traffic dan jumlah konten yang selalu update setiap harinya.

Manfaatkan juga email marketing, cara yang masih ampuh dan minim usaha hingga saat ini. Kamu cukup membuat email blast setiap minggunya kepada list customer yang ada.

Perbaiki terus judul dan copywriting email, maka open rate email marketingmu akan meningkat. Dengan strategi yang baik, bahkan email marketing efektif sebagai jalur pembelian.

Baca juga: Ingin Membuat Website Bisnis? Ini Rincian Biaya Website di Tahun 2024

Layanan Optimasi SEO Website Profesional

Website merupakan aset penting bagi setiap bisnis. Website yang dioptimalkan dengan baik dapat membantu bisnis menjangkau lebih banyak pelanggan potensial dan meningkatkan penjualan.

Grow & Bless hadir untuk membantu para pemilik bisnis untuk mencapai tujuan tersebut. Kami siap membantumu mulai dari pembuatan website hingga optimasi SEO website.

Apabila Kamu kesulitan dalam mengoptimasi SEO websitemu, silahkan berkonsultasi dengan tim ahli Kami yang akan dengan senang hati membantumu mencari solusi terbaik. Mari berkolaborasi dan capai goals bisnismu sekarang juga! Kunjungi website ini!

12 Cara Meningkatkan SEO Website Agar Semakin Meroket

Jika Anda memiliki website, sangat penting melakukan optimasi SEO atau Search Engine Optimization sebagai upaya meningkatkan popularitas website. Sebab, berbekal SEO ada banyak benefit yang bisa didapatkan mulai dari peningkatan ranking di mesin pencari hingga penambahan traffic.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa optimasi Search Engine Optimization terdiri dari dua jenis yaitu SEO on page dan SEO off page. Keduanya wajib berjalan beriringan supaya web bisa berkembang dengan cepat.

baca juga: Apa itu SEO: pengertian, indikator dan jenis-jenisnya

Bagaimana Cara Meningkatkan SEO Website?

Ada berbagai teknik SEO penting baik on page maupun off page yang bisa Anda terapkan untuk meningkatkan peringkat dan traffic website. Apa sajakah itu?

1. Tambahkan Website ke Google Search Console

Google Search Console (GSC) merupakan sebuah tools gratis dari google yang bisa dimanfaatkan oleh pemilik web untuk monitoring kinerja website. Bukan hanya itu saja, google search console juga bisa membantu mempercepat proses pengindeksan.

Semua berawal dari indexing sebelum akhirnya rangking. Coba saja jika web tidak terindeks google, mana mungkin bisa mendapatkan halaman pertama hasil pencarian.

Web yang tidak dianggap oleh googlebot sangat sulit mendapatkan peringkat terbaik di search engine.

Cara Meningkatkan SEO Website

Mari dari itu, tambahkan situs Anda ke GSC. Ya paling tidak supaya web mudah terindeks terlebih dahulu, untuk urusan peringkat Anda bisa melakukan teknik optimasi SEO lainnya yang juga akan dijelaskan pada konten berikut ini.

Bagaimanakah cara menambahkan situs di google search console?

  • Pertama, sebaiknya website Anda sudah siap terlebih dahulu dan sudah ada beberapa artikel.
  • Kedua, silakan login ke akun google Anda.
  • Masuk ke google search console >>> add property >>> tambahkan website.
  • Masukkan URL situs Anda dengan menambahkan http atau https didepannya (contoh : https://growandbless.com).
  • Selanjutnya lakukan verifikasi (silakan pilih yang menurut Anda paling mudah).

Tunggu selama beberapa pekan sampai situs Anda benar-benar terindeks. Apa tandanya?

masuk ke search console

Ketika mengetik di google dengan kata kunci site:namadomainanda.com maka seluruh halaman dan artikel muncul di sana.  Sementara itu, jiku muncul tulisan ‘hasil pencarian tidak cocok dengan dokumen apapun menandakan web masih belum terindex.

Lebih lengkapnya lihat Artikel ini: Cara Index Google Jitu dan Cepat Untuk Website

website sudah terindeks

2. Mengaitkan Website dengan Google Analytics

Selain GSC, ada tools gratis lainnya dari google yang bisa Anda gunakan untuk memantau kinerja web yaitu google Analytics. Berbekal tools ini kita bisa memantau secara langsung jumlah visitor, page view, bahkan pengguna aktif pun bisa terbaca.

Anda menjadi tau halaman atau artikel mana saja yang banyak pengunjungnya dan mana yang sedikit pengunjungnya. Selain itu bisa tau juga apakah pembaca puas atau tidak dengan artikel yang sudah dibuat.

Hal-hal seperti itu bisa menjadi bahan evaluasi bagi pemilik web untuk menjadikan website lebih baik lagi. Salah satu perbaikan yang dapat dilakukan adalah dengan lebih mengoptimalkan SEO on page maupun SEO off page.

Bagaimanakah cara mengaitkan website dengan google analytics? Sangat mudah, mari ikuti panduan berikut ini :

  • Pertama, login ke akun google terlebih dahulu.
  • Selanjutnya silakan buka situs https://analytics.google.com
  • Berikutnya, masukkan nama akun beserta URL lengkap situs Anda.
  • Pilih kategori dan zona waktu (untuk web Indonesia, pilih saja zona waktu Jakarta).
  • Jika semuanya sudah terisi, setujui term and service supaya Anda mendapatkan tracking ID. (Ingat, kode tracking ini bersifat rahasia sehingga jangan dibagikan kepada siapapun).
  • Terakhir masukkan kode tracking (kode pelacakan) pada HTML situs Anda tepat di bawah kode head.

Tunggu maksimal 1×24 jam, maka seluruh visitor yang datang akan termonitor langsung oleh google analytics.

google analytics

3. Riset Keyword dan Targetkan Long Tail Keyword

Riset kata kunci merupakan tahapan penting yang harus dilakukan sebelum membuat artikel SEO. Dengan riset keyword membuat Anda bisa menemukan judul artikel yang tepat dan menyesuaikan dengan tingkat persaingan. Ada banyak tools yang bisa dimanfaatkan untuk riset keyword seperti ahrefs, moz, ubbursuggest, keywordtool.io, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nah, dalam melakukan riset kata kunci sangat disarankan menargetkan long tail keyword atau kata kunci panjang (lebih dari 3 kata). Contohnya seperti :

  • Cara membuat blog dengan blogger,
  • Cara membuat blog dengan tumblr.
  • Cara membut blog dengan wordpress,
  • Cara membuat nasi goreng di magic com,
  • Cara memasak mie di magic com,
  • dan masih banyak lagi yang lainnya.

Mengapa long tail yang dipilih?

Alasan utama ialah long tail keyword biasanya memiliki tingkat persaingan yang tidak begitu ketat. Tentu dengan didukung pembuatan artikel SEO friendly yang berkualitas, maka artikel bisa tembus page one dengan lebih mudah.

Kekurangan dari long tail keyword adalah jumlah volume pencarian yang tidak terlalu banyak. Tapi bukan masalah, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

Diawal-awal targetkan long tail dulu biar semakin banyak artikel yang page one. Setelah website berjalan beberapa bulan dan sudah memiliki authority cukup tinggi, barulah menargetkan short keyword dengan tingkat persaingan yang agak tinggi.

Beberapa tools untuk riset kata kunci:

  • Google Keywords Planner (Gratis)
  • Semrush (Gratis untuk 7x sehari)
  • Ahrefs (Berbayar)

4. Buat Konten Berkualitas

Kalau mau ada peningkatan SEO web, maka membuat konten berkualitas adalah kewajiban yang harus dilakukan. Indikator konten dianggap berkualitas jika :

Lengkap dan menjawab pertanyaan pembaca.

Dapat mengatasi masalah.

Membuat pengunjung melakukan tindakan (misal : memberikan komentar).

Buat konten yang lengkap dan menarik. Bila perlu tambahkan konten visual seperti gambar, infografis, atau video, konten visual tersebut bisa menambah daya tarik sehingga user betah lama-lama berada di website Anda. Jika mereka puas, tak menutup kemungkinan konten Anda dibagikan ke berbagai sosial  media.

Jangan lupa, pembuatan konten atau artikel juga harus mengikuti kaidah penulisan SEO friendly. Namun tidak melupakan sisi human friendlynya, keduanya baik SEO friendly maupun human friendly harus seimbang.

5. Optimasi Gambar

Banyak yang tidak memperdulikan soal gambar, padahal jika dioptimasi dengan baik gambar bisa menjadi salah satu cara meningkatkan SEO website terbaik. Bahkan gambar juga dicrawling google dalam proses pengindeksan.

Apa artinya?

Artinya adalah google bukan hanya melihat tulisan saja dalam memutuskan perangkingan di mesin pencari, tetapi juga melihat gambar yang ada pada website tersebut. Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimasi gambar sehingga lebih ramah kepada mesin pencari :

  • Gambar memiliki resolusi yang tidak terlalu besar.
  • Gambar memiliki ukuran kurang dari 80 kb (jika terlalu besar, Anda bisa mengompresnya di tinypng).
  • Gunakan format gambar jpg atau png
  • Jangan lupa tambahkan alt txt saat gambar sudah diupload. Tanpa adanya alt txt, membuat gambar tidak akan dirayapi oleh google.
Cara Meningkatkan SEO Website

Sekarang pertanyaannya berapakah jumlah gambar yang ideal dalam satu artikel?

Jawabannya adalah tergantung dengan jenis konten yang Anda buat dan berapa jumlah karakternya. Sebagai contoh, artikel tutorial membutuhkan banyak gambar karena setiap langkah wajib ada gambar supaya pengunjung lebih memudah memahami dan mempraktikkannya.

Pertimbangan kedua adalah dilihat dari jumlah kata. Artikel yang berjumlah di atas 1000 kata tidak mungkin hanya satu gambar saja, membuat konten menjadi tidak ada sisi menariknya. Paling tidak untuk 1000 kata, ada 2-3 gambar.

Kecuali jika Anda membuat konten 300 kata saja, maka 1 atau 2 gambar saja sudah lebih dari cukup.

6. Manfaatkan Plugin SEO

Anda pengguna wordpress.org? Sangat disayangkan jika belum menggunakan plugin SEO seperti yoast SEO atau Rank Math untuk meningkatkan Search Engine Optimization situs. Bahkan plugin SEO saat ini sudah terintegrasi langsung dengan google search console dan google analytics.

Jadi, melihat perkembangan posisi keyword, jumlah visitor, jumlah view, bounce rate, dan lain sebagainya bisa langsung melihatnya di plugin SEO. Tanpa harus membuka google search console dan google analytics.

Plugin SEO seperti rank math dan yoast SEO terdiri atas dua versi yaitu versi gratis dan versi berbayar. Versi berbayar sudah pasti memiliki fitur yang jauh lebih lengkap.

rank math vs yoast
source: onlinemediamasters.com

Akan tetapi, versi gratis pun sebenarnya sudah oke untuk kebutuhan optimasi SEO situs web.

7. Manfaatkan Internal Link

Cara kerja fitur ini memang hanya menambahkan link ke artikel lain, namun efeknya sangat luar biasanya terhadap SEO situs Anda. Setidaknya ada dua manfaatkan yang bisa Anda dapatkan menggunakan internal link di dalam artikel.

Manfaat pertama yaitu lebih mengoptimalkan search engine optimization on page sehingga lebih memperbesar peluang web masuk ke no 1 mesin pencari. Dan manfaat kedua adalah menurunkan bounce rate karena user melakukan tindakan lainnya dengan mengklik link tersebut tidak langsung menutup artikel.

Baca Juga: Mengenal cara kerja Search Engine Optimization dalam Digital Marketing

internal linking
Source: Moz

Tapi Anda harus tau, internal tidak serta merta bisa meningkatkan SEO dan menurunkan bounce rate pada situs Anda. Semua tergantung kepada Anda yang memanfaatkan fitur ini.

Oke, bagi yang belum tau kami akan sedikit menjelaskan bagaimana optimasi internal link yang bagus.

Pertama link harus mengarah ke artikel lain dengan tema yang relevan, misalnya dari artikel mengenai ‘SEO’ ke artikel mengenai ‘backkink’. Kalau dari ‘SEO’ ke ‘ginjal’ itu sudah tidak nyambung dan tidak relevan. Relevansi inilah yang membuat pengunjung jadi membaca artikel lain pada situs Anda.

Yang kedua adalah link terpasang di anchor teks dengan warna yang berbeda. Tujuannya supaya pembaca lebih tertarik mengklik anchor teks tersebut.

Berapa jumlah internal link yang ideal dalam satu artikel?

Sebenarnya tidak ada patokan soal ini. Akan tetapi, semakin banyak semakin bagus dan tentu saja wajib relevan antara satu artikel dengan artikel yang lainnya.

8. Periksa Link

Cara meningkatkan SEO website selanjutnya adalah dengan memeriksa link. Apa maksudnya?

Jadi, Anda wajib memeriksa seluruh link yang tertancap pada web Anda. Baik inter link, link postingan, link laman, maupun link yang mengarah ke luar website.

Pastikan link tersebut aktif dan bisa diakses sehingga tidak menimbulkan error 404. Bila link mati, maka pengunjung bisa saja kecewa sehingga tidak betah berlama-lama mengunjungi website Anda.

Tidak perlu mengecek satu per satu artikel di website untuk memeriksa apakah ada tautan yang mati atau kadaluwarsa. Anda bisa menggunakan tools pihak ketiga seperti broken link checker untuk mengecek apakah Ada link broken pada situs web Anda.

404 page
source: AIOSEO

Nah jika ada bagaimana cara memperbaikinya?

Redirect atau alihkan ke halaman lain yang masih hidup dan URL yang lama silakan diubah terlebih dahulu. Atau jika tautan tersebut dirasa sudah tidak perlu dipasang lagi, maka sebaiknya hapus saja daripada semakin menurunkan kualitas situs web Anda.

9. Optimalkan Meta Tags

Ketika mengcrawl sebuah web, salah satu yang dirayapi adalah meta tags. Meta ini terdiri atas title tag dan meta description.

Yang dimaksud title tag ini adalah judul artikel yang muncul di pencarian google. Jangan membuat judul yang terlalu panjang karena google kurang suka dengan hal tersebut, judul yang ideal dan SEO friendly adalah judul yang menarik dengan jumlah karakter antara 40-60 saja.

Sementara itu, meta description atau meta deskripsi adalah teks singkat yang berisi ringkasan konten Anda di hasil pencarian. Jumlah ideal adalah 140-160 karakter dan sebaiknya mengandung kata kunci yang ditargetkan.

10. Update Konten Lama Anda

Update artikel lama Anda meskipun hanya sekadar menambahkan internal link. Semakin bagus lagi jika Anda memperbaiki kualitas artikel yang dibuat sebelumnya.

Jangan hanya terus membuat artikel baru, tapi artikel lama dilupakan begitu saja. Padahal, jika dioptimalkan lagi bukan tidak mungkin artikel lama bisa membuat posisinya menjadi meningkat di mesin pencari.

Seperti apa konten lama yang seharusnya diupdate?

  • Pertama adalah konten yang minim trafik karena belum mendapatkan banyak visitor organik
  • Kedua adalah konten yang memiliki angka bounce rate tinggi.
  • Ketiga adalah jika konten dianggap sudah tidak relevan lagi. Misal tahun 2020 Anda membuat artikel ‘Rekomendasi HP Terbaik 2020’, maka untuk tahun ini seharusnya ‘Rekomendasi HP Terbaik 2021’.

Silakan manfaatkan google search console dan google analitycs sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki konten yang dirasa masih kurang performanya.

11. Meningkatkan Kecepatan Website

Pada algoritma terbaru, kecepatan halaman website menjadi salah satu penilaian rangking di mesin pencari. Hal ini dibuktikan dengan adanya fitur audit pada google search console. Dari sana kita bisa mengetahui apakah web kita termasuk lambat atau cepat. Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh Google melalui update page speed experience di tahun 2021.

Selain itu, mengecek kecepatan halaman website juga bisa memanfaatkan tools pihak ketiga. Beberapa yang populer digunakan yaitu pagespeed insight, gtmetrix, dan pingdom. Jika dalam pengecekan menunjukkan halaman website Anda memiliki waktu loading website di atas 5 detik, berarti itu termasuk lambat dan Anda wajib memperbaiknya.

website page speed

Bagaimanakah cara meningkatkan kecepatan situs web?

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan antara lain yaitu memilih hosting berkualitas, mengoptimalkan gambar dan video, memilih template fast loading, melakukan minify pada HTML, CSS, dan Javascript, manfaatkan plugin cache, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Semakin cepat halaman website Anda maka semakin puas juga pengunjung Anda. Sebab survei membuktikan bahwa, jika user membuka web dan lebih dari 5 detik loading website belum terload maka ia akan menutup web tersebut dan beralih mencari situs web lainnya.

12. Backlink

Selain sisi SEO on page, cara membuat SEO website menjadi meningkatkan adalah dari sisi SEO off page. Kaitannya dengan hal itu, maka optimasi backlink adalah hal yang wajib dilakukan.

Memang backlink yang bagus adalah backlink yang tidak dibuat tetapi datang dengan sendirinya. Tapi, hal seperti ini belum tentu bisa didapatkan dalam waktu yang singkat.

Maka, Anda bisa jemput bola terlebih dahulu. Carilah backlink pada situs-situs berkualitas dengan authority yang tinggi. Salah satunya adalah dengan melakukan guest post sehingga Anda bisa memperoleh salah satu jenis backlink berkualitas yaitu kontekstual backlink.

Bagaimana tidak sulit bukan? Itulah dia berbagai cara meningkatkan SEO website untuk membuat traffic semakin meroket. Apabila Anda membutuhkan jasa SEO Digital Marketing Services Grow & Bless Indonesia (growandbless.com) siap membantu memperbaiki posisi web di search engine. Dan jangan lupa, pastikan web atau blog Anda sudah mobile friendly.