Grow & Bless

Apa itu Hosting? Panduan Lengkap Jenis dan Tips Memilih Hosting

Apa itu hosting? Hosting adalah tempat penyimpanan seluruh data website agar dapat diakses secara online oleh semua orang yang terhubung ke internet.

Mulai dari teks, foto, video, dan file lainnya, semua tersimpan di server fisik provider hosting yang Kamu pakai. Tanpa hosting, website Kamu tidak akan bisa tampil.

Lalu, jenis hosting seperti apa yang cocok untuk keperluan bisnismu? dan provider mana yang paling direkomendasikan? Simak artikel ini sampai selesai agar Kamu tidak lagi kebingungan!

Apa itu Hosting? Panduan Lengkap Jenis dan Tips Memilih Hosting

Key Takeaways

  • Tanpa hosting, website Kamu tidak akan bisa tampil di browser orang lain. Hosting berfungsi untuk menyimpan data website dan menyajikannya melalui internet.
  • Memilih jenis hosting yang tepat sesuai dengan kebutuhan website sangat penting untuk memastikan kinerja optimal dan pengalaman pengguna yang baik.
  • Perhatikan juga fitur-fitur penting, seperti ruang disk, bandwidth, keamanan, dan dukungan teknis ketika ingin membeli layanan hosting. Apabila keperluan website Kamu cukup kompleks, pertimbangkan untuk menggunakan VPS.

Pengertian dan Cara Kerja Hosting

Dikutip dari bluehost.com, tiga komponen utama ketika Kamu ingin membuat website yang siap tayang adalah hosting, domain, dan CMS. Bila diibaratkan, hosting merupakan sebuah lahan kosong, tempat Kamu menyewa ruang untuk membangun website.

Lalu Kamu dapat membangun rumah (website) menggunakan CMS. Dan cara orang menemukan website Kamu adalah dengan mencari alamat rumahnya (domain).

Dari analogi di atas, apabila ingin membangun website yang siap tayang maka Kamu wajib memiliki hosting.

Server hosting adalah sebuah komputer yang terhubung ke internet secara terus-menerus. Server ini dilengkapi dengan perangkat lunak khusus yang memungkinkannya menyimpan semua file yang dibutuhkan untuk situs web, serta mengirimkannya kepada pengguna yang memintanya.

Lalu, bagaimana alur hingga suatu website bisa tampil di browser Kita?

  1. Pengguna mengetikkan domain suatu website di browser.
  2. Browser mengirimkan permintaan kepada server hosting tempat web disimpan untuk menampilkan halaman web tersebut.
  3. Setelah permintaan diterima, server hosting akan mencari dan mengambil semua file yang diperlukan untuk menyusun halaman web yang diminta.
  4. Terakhir, server hosting mengirimkan halaman web yang telah disusun ke browser pengguna, dan menampilkan konten situs web yang diminta.

Kurang lebih begitulah alur website hingga bisa ditampilkan di browser Kamu.

Proses ini biasanya terjadi dalam hitungan detik, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web dengan mudah dan cepat melalui internet.

Namun, kecepatan server juga berpengaruh pada proses pengantaran data. Hosting memainkan peran penting dalam menyediakan akses yang lancar dan stabil bagi pengguna situs web di seluruh dunia.

Ada banyak hosting murah yang dijual di luaran, Kami menyarankan Kamu benar-benar mengecek reputasi dan review suatu hosting sebelum membelinya. Karena kecepatan dan performa suatu website akan sangat bergantung pada kualitas hosting.

Apabila Kamu mendapatkan hosting yang kurang baik, maka kecepatan loading website akan sangat lambat, yang berakibat pada banyaknya pengguna yang pergi sebelum sempat membuka situsmu.

Fungsi Hosting bagi Situs Web

1. Menyimpan Data Website

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, salah satu tugas utama hosting adalah menyediakan ruang penyimpanan di server untuk semua file yang dibutuhkan oleh situs web.

File-file ini termasuk HTML, gambar, video, dan file lainnya yang membentuk konten suatu website.

Gunakan penyedia layanan hosting yang terpercaya, agar data situs web Kamu tetap aman dan bisa diakses kapan saja oleh pengguna.

2. Mengoptimalkan Kinerja Website

Layanan hosting yang baik akan sangat membantu dalam mengoptimalkan kinerja website Kamu.

Kecepatan akses yang baik, latency, bandwidth yang cukup untuk menangani jumlah pengunjung website bisa menjadi acuan dalam memilih hosting.

Semakin besar bandwidth yang digunakan, semakin besar juga jumlah pengunjung yang dapat diterima oleh website Kamu. Tetapi perhatikan juga faktor biaya, karena tentunya semakin besar bandwidth maka biaya sewanya pun akan semakin besar.

Carilah titik tengah yang optimal dari segi harga dan performa hosting.

3. Membangun Email Profesional dengan Nama Domain Sendiri

Banyak penyedia hosting juga menawarkan layanan email dengan nama domain Kamu sendiri.

Bagi bisnis profesional, hal ini cukup menguntungkan karena Kamu bisa membuat bisnismu semakin dipercaya dengan menggunakan email resmi perusahaan.

Masih banyak bisnis yang tetap memilih email gratis dibanding membuat email bisnis. Padahal, ada banyak risiko apabila menggunakan email gratis.

Salah satu risikonya adalah keamanan data email. Menggunakan email bisnis berarti Kamu memegang kontrol penuh terhadap isi dalam email.

Menurut Kami, sebisa mungkin gunakanlah email bisnis untuk mencegah hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

4. Meningkatkan SEO Website

Search engines seperti Google cenderung memberikan peringkat lebih tinggi untuk situs web yang memiliki loading speed yang cepat dan selalu online.

Seperti dikutip dari artikel tahun 2023 di searchenginejournal.com, kecepatan loading yang baik sangat berpengaruh pada skor SEO.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kecepatan website adalah memilih hosting yang berkualitas. Respons server yang cepat akan membuat loading speed situs Kamu jauh lebih cepat, sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih baik dan Kamu mendapat skor SEO yang baik di mata Google.

Fitur Hosting Web

Fitur Hosting Web

1. Ruang Disk

Ruang disk adalah ukuran yang menentukan seberapa banyak data yang dapat disimpan pada server hosting Kamu. Data tersebut termasuk HTML, teks, gambar, video, dan file lainnya.

Untuk website baru, Kamu bisa memilih paket yang paling kecil terlebih dahulu. Karena Kita bisa mengupgrade kapasitas disk kapan pun diinginkan.

Terutama apabila website Kamu hanya untuk company profile, tanpa menampilkan produk, atau fitur pembayaran, maka biasanya penyimpanan paling rendah sudah cukup untuk menampung data-data website Kamu.

2. Bandwidth dan Transfer Data

Bandwidth adalah jumlah data yang dapat ditransfer dari server hostingmu ke pengguna dalam satu waktu. Bandwith penting karena menentukan seberapa cepat website Kamu dapat dimuat dan ditampilkan kepada pengguna.

Pastikan Kamu memilih paket hosting dengan bandwidth yang sesuai dengan traffic bulanan website.

Jika melewati bandwidth yang ada, websitemu akan melambat dan bahkan tidak dapat diakses sama sekali.

3. Akun Email

Banyak penyedia hosting menawarkan layanan akun email dengan nama domain pribadi.

Kamu bisa memiliki alamat email yang terkait dengan domain situs webmu, sehingga memberikan kesan profesional kepada klien dan pengunjung situs.

Keuntungan lainnya dari email bisnis adalah Kamu dapat mengelola semua komunikasi bisnis dari satu tempat, memudahkan proses administrasi dan komunikasi internal.

5. Akses FTP

Akses FTP (file transfer protocol) memungkinkan untuk mengelola file situs web Kamu melalui koneksi FTP. Kamu mendapatkan kontrol penuh atas file-file di situs webmu, memungkinkan Kamu untuk mengedit, menghapus, atau mengunggah file secara langsung ke server hosting.

Fitur ini berguna jika Kamu ingin melakukan perubahan atau update pada website secara manual, tanpa melalui dashboard pengelolaan hosting.

Dengan akses FTP, Kamu memiliki fleksibilitas dan kemudahan dalam mengelola file website Kamu sesuai kebutuhan.

Baca juga: Mengenal Pengertian, Fungsi, dan Jenis Hosting Website

Jenis dan Cara Kerja Hosting

Ada beberapa jenis hosting yang tersedia, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

1. Shared Hosting

shared hosting

Shared hosting, sesuai namanya adalah solusi hosting dimana beberapa pemilik website berbagi ruang di satu server hosting yang sama. Biasanya shared hosting menjadi pilihan favorit pemilik website baru atau website dengan traffic yang masih rendah.

Dalam shared hosting, sumber daya seperti ruang disk, bandwidth, dan memori server digunakan bersama-sama oleh beberapa pengguna.

Kalau Kamu baru ingin membuat website, Kami menyarankan menggunakan shared hosting. Setelah website Kamu berkembang, Kamu bisa mengupgrade layanan hostingmu.

Kelebihan

  • Harga terjangkau dan cocok untuk pemilik web baru.
  • Tidak perlu mengurus persoalan teknis, seluruh operasional dikerjakan pihak hosting.
  • Fasilitas yang cukup ideal untuk memulai website pertama kali, mulai dari disk space, bandwidth unlimited, database, dan SSL.

Kekurangan

  • Karena berbagi, ada kemungkinan jatah bandwidth terpengaruh oleh traffic website lain.
  • Batasan penyimpanan file dan fasilitas hosting web yang biasanya kecil.

2. VPS Hosting

VPS hosting

Pada dasarnya, VPS (virtual private server) tetap menggunakan server fisik seperti yang lain. Hanya saja terdapat partisi virtual antarsatu website dengan website lainnya. Setiap website terisolasi satu sama lain, sehingga tidak akan memengaruhi performa masing-masing.

Setiap server virtual memiliki sumber daya terdedikasi dan terpisah, seperti ruang disk, CPU, dan RAM.

Ini membuat VPS hosting lebih stabil daripada shared hosting, dan sangat cocok untuk situs web yang memerlukan kontrol lebih tinggi dan memiliki traffik tinggi, seperti toko online, dan blog besar seperti media atau berita.

Kelebihan

  • Memiliki dedicated resources, sehingga performa lebih stabil.
  • Dapat menangani traffic yang lebih tinggi daripada shared hosting.
  • Mendapatkan akses root ke server untuk konfigurasi yang lebih advance.

Kekurangan

  • Memerlukan pengetahuan teknis yang lebih mendalam terkait pengelolaan server.
  • Harga yang lebih tinggi dibanding shared hosting.

3. Cloud Hosting

cloud hosting

Cloud hosting menggunakan beberapa server virtual untuk bekerja sama dalam menghosting website. Kelebihannya adalah, apabila salah satu server down, maka server lainnya dapat menggantikan tugas hosting sementara. Sehingga, website Kamu dapat terjamin uptime nya.

Cocok untuk website besar atau bisnis yang memiliki beberapa website dengan traffic tinggi. Sistem cloud hosting membuat website kamu nyaris tanpa downtime, karena beberapa server bekerja sama menjaga uptime website.

Kelebihan

  • Skalabilitas yang baik dan dapat menangani lonjakan traffic dengan baik.
  • Dapat menghindari downtime karena menggunakan beberapa server.
  • Tidak memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam.

Kekurangan

  • Harga lebih mahal dibandingkan dengan shared hosting dan VPS hosting.
  • Akses root tidak selalu tersedia seperti pada VPS hosting.

4. WordPress Hosting

wordpress hosting

WordPress hosting adalah layanan hosting yang dioptimalkan khusus untuk situs web yang menggunakan platform WordPress.

Lalu, apakah hosting lain tidak bisa menggunakan CMS WordPress? Tentu saja bisa, hanya saja WordPress hosting lebih dioptimalkan untuk penggunaan wordpress dibanding jenis hosting lainnya.

Pada jenis hosting ini, Kamu biasanya akan mendapatkan optimasi yang lebih baik di platform WordPress. Selain itu, ada juga plugin bawaan penting terkait keamanan dan performa lainnya.

Sebgai salah satu CMS terbanyak di dunia, apabila Kamu ingin menggunakan CMS WordPress, maka Kami merekomendasikan menggunakan jenis WordPress Hosting.

Kelebihan

  • Murah dan mudah bagi website baru.
  • Performa yang lebih optimal untuk website WordPress.
  • Bantuan komunitas WordPress yang besar dan juga tim customer support yang biasanya sangat paham WordPress.
  • Plugin dan tema siap pakai.

Kekurangan

  • Kurang cocok untuk situs web yang tidak menggunakan WordPress.

5. Dedicated Hosting

Jika layanan web hosting sebelumnya masih berbagi server dengan website lain, maka dedicated hosting adalah jenis hosting yang menyediakan satu server fisik khusus untuk satu website tanpa berbagi sumber daya sama sekali.

Hal ini membuat performa website Kamu akan sangat optimal, dan Kamu bisa membangun website berukuran sangat besar. Dengan jatah bandwith yang juga besar, websitemu dapat menampung ribuan traffic setiap harinya.

Tentunya dengan fitur yang ekslusif, harga yang akan dikeluarkan juga tinggi. Namun apabila situsmu sudah sampai di tahap ini, menginvestasikan uang lebih untuk menjaga kanyamanan pengunjung website menurut Kami tidak masalah.

Kelebihan

  • Kontrol penuh terhadap konfigurasi server dan performa yang optimal.
  • Cocok untuk situs web dengan traffic tinggi dan aplikasi yang membutuhkan sumber daya server yang besar.
  • Akses root ke server memungkinkan penyesuaian yang lebih besar.

Kekurangan

  • Harga yang mahal, lebih cocok untuk bisnis dan perusahaan besar.
  • Memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam untuk pengelolaan server.

Baca juga: Langkah-Langkah Optimasi SEO Website: Panduan Lengkap

Tips Memilih Layanan Hosting Terbaik

1. Identifikasi Kebutuhan

Sebelum memilih hosting, pertimbangkan matang-matang kebutuhan website bisnis Kamu. Tentukan berapa banyak ruang penyimpanan yang akan dibutuhkan.

Apakah banyak menampilkan produk, video testimoni, atau mungkin aplikasi database tambahan yang cukup memakan ruang penyimpanan.

Selain itu, pertimbangkan juga estimasi traffic website untuk memilih bandwidth yang cukup.

2. Pilih Tipe Hosting yang Tepat

Setelah mengidentifikasi kebutuhan website Kamu, pilih jenis layanan hosting yang sesuai. Pertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis hosting dan sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran yang ada.

Menurut Kami, bila websitemu masih baru, menggunakan shared hosting atau WordPress hosting seharusnya sudah cukup.

3. Lihat Ulasan dan Reputasi

Cari ulasan pengguna dan reputasi penyedia hosting sebelum membuat keputusan. Perhatikan apakah layanan support mereka aktif, lalu adakah indikasi penipuan atau downtime yang signifikan.

Untuk penyedia hosting yang sudah besar, seharusnya ada banyak ulasan online yang bisa Kamu jadikan acuan.

5. Dukungan Teknis yang Baik

Pastikan penyedia hosting memiliki dukungan teknis yang baik. Ini penting jika website Kamu mengalami masalah teknis atau Kamu sekadar ingin memperbarui websitemu.

Pastikan penyedia hosting menyediakan layanan dukungan pelanggan yang responsif dan dapat diandalkan.

7. Keamanan

Keamanan situs website adalah prioritas utama. Pastikan penyedia hosting menyediakan fitur keamanan yang memadai untuk melindungi website dari serangan cyber dan malware, seperti firewall, pemindaian malware, sertifikat SSL, dan perlindungan DDoS.

8. Harga

Terakhir namun tidak kalah pentingnya, pertimbangkan paket harga yang ditawarkan dari berbagai penyedia hosting.

Bandingkan antara harga yang ditawarkan dengan fitur yang disediakan. Pilihlah yang menawarkan value terbaik untuk kebutuhan bisnismu.

Rekomendasi Penyedia Layanan Hosting

Dilansir dari bitcatcha.co.id tahun 2024, berikut beberapa rekomendasi penyedia layanan hosting yang bisa Kamu gunakan:

1. Niagahoster

Hosting provider Niagahoster

Salah satu rekomendasi layanan hosting terbaik di Indonesia adalah Niagahoster, menawarkan kecepatan yang baik secara global, terutama saat diakses dari lokasi yang jauh.

Memiliki akses ke cPanel yang lengkap untuk konfigurasi hosting, serta SEO tools untuk optimalisasi peringkat website di Google. Cocok untuk Kamu yang ingin serius meningkatkan SEO website.

Web hosting dengan kecepatan dan uptime yang baik, memiliki fitur yang lengkap, dan harga terjangkau.

Scoring:

  • Performa server: A+
  • Kecepatan di Asia: 80,25 md.
  • Harga (IDR): Rp53.125/bln.
  • Fitur utama: ruang unlimited, bandwidth unlimited, domain gratis, SSL gratis, imunify360.

2. RumahWeb

Hosting provider RumahWeb

Penyedia layanan web hosting lokal yang telah beroperasi sejak tahun 2002. Memiliki server fisik yang berlokasi di Indonesia, Amerika Serikat, dan Singapura.

Kecepatan server RumahWeb, seperti yang dilansir dari Bitcatcha, tergolong di bawah rata-rata dibandingkan dengan penyedia hosting lainnya. Selain itu, RumahWeb juga memiliki uptime yang kurang optimal (99,82%) dan tidak adanya garansi uang kembali.

Tetapi, mereka menawarkan berbagai paket dengan harga bersaing, seperti Paket Grow yang menyediakan fasilitas unlimited dan SSL gratis dengan biaya bulanan Rp39.900.

Mereka juga menyediakan beragam metode pembayaran, mulai dari virtual account hingga menggunakan GoPay dan OVO.

Scoring:

  • Performa server: A.
  • Kecepatan di Asia: 138 md.
  • Harga (IDR): Rp39.900/bln.
  • Fitur utama: ruang unlimited, bandwidth unlimited, domain gratis, SSL gratis, weebly sitebuilder.

3. DomaiNesia

Hosting provider Domainesia

DomaiNesia adalah penyedia hosting lokal yang berlokasi di Jogjakarta, dan sudah beroperasi sejak 2009. Memiliki server fisik di Indonesia dengan kecepatan global rata-rata mereka mencapai 180,8 md, melampaui web hosting lokal lainnya.

Salah satu paket unggulan mereka adalah Paket Super, dengan fitur akses SSH, dan backup harian gratis. DomaiNesia juga dikenal memiliki tim bantuan yang responsif, kamu tidak perlu masuk ke dashboard member untuk dapat mengakses customer support mereka.

Scoring:

  • Performa Server: A.
  • Kecepatan di Asia: 88,25 md.
  • Harga (IDR): Rp33.000/bln.
  • Fitur utama: SSD 2GB, bandwidth unlimited, domain gratis, SSL gratis, harga terendah.

4. Hostinger ID

Hosting provider Hostinger Indonesia

Memiliki server fisik di Singapura, namun kecepatan yang diperoleh masih cukup baik dengan rata-rata global 167,1 md. Hostinger ID memiliki 7 pusat data global, termasuk di Indonesia.

Dalam hal teknis, Hostinger menawarkan dasbor yang ramah pengguna, domain gratis, dan kapasitas SSD tanpa batas.

Paket Web Hosting Bisnis merupakan yang paling diminati di Indonesia, dengan diskon hingga 70%, walau Kamu harus berlangganan dalam jangka waktu panjang (minimal 1 tahun).

Secara keseluruhan, Hostinger mendapatkan rating A+. Walau begitu, harga yang ditawarkan Hostinger memang lebih tinggi, kecuali bila Kamu berlangganan dalam jangka panjang.

Scoring:

  • Performa server: A+
  • Kecepatan di Asia: 70 md.
  • Harga (IDR): Rp40.975/bln.
  • Fitur utama: SSD 20GB, bandwidth unlimited, domain gratis, SSL gratis, hPanel.

Baca juga: 6 Layanan Hosting Terbaik di Indonesia untuk Website Bisnis Kamu

Jasa Pembuatan Website Profesional

Hosting adalah syarat utama jika Kamu ingin membuat website yang bisa diakses semua pengguna internet. Namun, memilih penyedia layanan hosting yang terpercaya sering kali membingungkan.

Di Grow & Bless, Kami menyediakan jasa pembuatan website yang menyeluruh. Mulai dari pemilihan jenis hosting dan penyedia layanan, serta pembuatan website, semua bisa Kami kerjakan.

Konsultasikan kebutuh websitemu bersama tim profesional Kami! Klik link berikut ini!

Pentingnya Maintenance Website dan Cara Melakukannya

Maintenance website sering kali lupa dilakukan oleh para pemilik website. Entah karena alasan kurang pengetahuan terkait ini, atau memang sekadar merasa website masih cepat dan baik-baik saja.

Padahal, bisa jadi didalamnya terdapat serangan hacker, atau artikel yang Kamu post selama ini tidak terindeks oleh Google, sehingga website Kamu tidak tampil di pencarian.

Kalau Kamu termasuk yang bingung bagaimana cara maintenance website, maka membaca artikel ini sampai selesai bisa jadi langkah awal yang baik.

Pentingnya Maintenance Website dan Cara Melakukannya

Key Takeaways

  • Manfaat maintenance website: menjaga performa web dan SEO tetap optimal, mencegah website dari serangan hacker, dan komentar spam berbahaya.
  • Maintenance rutin mingguan: lakukan cek halaman dan tautan masih bekerja, update komponen web, dan hapus komentar spam
  • Maintenance per bulan dan quartal: lakukan backup data, evaluasi SEO, cek page speed berkala, waspadai serangan virus dan hacker per bulan. Periksa masa berlaku hosting dan domain, pembaharuan desain dan struktur web per quartal.

Apa itu Maintenance Website?

Maintenance website adalah kegiatan untuk menjaga dan meningkatkan kinerja serta keamanan suatu website.

Lalu, hal apa saja yang biasanya diperiksa ketika melakukan maintenance web? Diantaranya adalah pemeliharaan website, pembaruan rutin, perbaikan, dan pengoptimalan konten agar tetap relevan dan menarik bagi pengunjung.

Tujuan Maintenance Website

Selain menjaga performa website, maintenance juga dilakukan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, menjaga keamanan, meningkatkan visibilitas di mesin pencari, dan memperkuat reputasi bisnis secara keseluruhan di media digital.

1. Meningkatkan Pengalaman Pengunjung Website

Menurut Kami, ada dua hal yang akan menjadi fokus utama pengunjung website Kamu: kualitas konten dan pengalaman pengguna di website.

Apabila kontenmu tidak relevan, atau mereka tidak nyaman melihat tampilan website, maka kemungkinan besar pengunjung tersebut tidak akan kembali lagi.

Dengan melakukan maintenance secara teratur, kamu bisa memastikan bahwa situsmu tetap responsif, mudah dinavigasi, dan memiliki konten yang baru dan informatif.

Hal ini akan membuat pengunjung betah berlama-lama di situsmu dan meningkatkan kemungkinan mereka kembali lagi di masa depan.

2. Menjaga Keamanan Website

Saat ini, keamanan sudah menjadi faktor yang sangat penting di dunia digital. Serangan hacker dan malware bisa saja mengambil data pribadi dan sensitif pengunjung website Kamu. Apalagi jika website Kamu berupa web e-commerce yang memiliki database pelanggan yang besar.

Apabila serangan terjadi, seluruh data pelanggan akan jatuh ke tangan yang salah, dan kredibilitas bisnismu pastinya akan berdampak.

Oleh karena itu, pastikan Kamu melakukan maintenance yang meliputi pembaruan keamanan, monitoring aktivitas yang mencurigakan, dan membersihkan spam.

Kamu dapat mencegah serangan virus dan hacker yang dapat merugikan situsmu.

3. Strategi Meningkatkan SEO

Optimasi SEO adalah kunci untuk meningkatkan visibilitas situsmu di mesin pencari seperti Google.

Dengan melakukan maintenance seperti pembaruan konten, perbaikan broken link, meta tag dan evaluasi kata kunci, Kamu dapat meningkatkan peringkat situsmu dalam hasil pencarian.

Semakin tinggi peringkat situs Kamu, semakin besar juga kemungkinan pengunjung potensial menemukan dan mengunjungi situsmu.

Apalagi semenjak update helpful content pada algoritma pencarian Google di tahun 2022, dikutip dari halaman Google langsung, maka konten yang berkualitas dan relevan semakin diprioritaskan untuk tampil di halaman pertama pencarian.

Oleh karena itu, menurut Kami sangat penting untuk selalu mengecek performa SEO website Kamu.

4. Membangun Reputasi Bisnis

Situs web yang terawat baik tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan kepada pengunjung, tapi juga mencerminkan profesionalisme dan kepedulian terhadap pelanggan.

Website yang informatif, mudah dinavigasi, dan aman akan membuat pelanggan merasa percaya dan dihargai, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan reputasi bisnis Kamu secara keseluruhan.

Baca juga: Kenali Manfaat Jasa SEO Web untuk Optimasi Website Bisnis Kamu

Cara Melakukan Maintenance Website

Penting untuk memiliki jadwal maintenance yang teratur agar Kamu tidak kewalahan dalam melakukannya.

Di Grow & Bless, Kami biasa menyarankan para client untuk melakukan maintenance secara rutin pada tiga periode: mingguan, bulanan, dan per quartal.

Maintenance Mingguan

1. Cek Halaman dan Tautan Masih Bekerja

Setiap minggu, luangkan waktu untuk memeriksa setiap halaman dan tautan (link) di website. Pastikan bahwa tidak ada halaman yang error atau tautan yang rusak.

Hal ini penting untuk memastikan pengalaman pengunjungmu tetap lancar dan tidak terganggu oleh halaman yang tidak dapat diakses atau tautan yang tidak berfungsi.

2. Periksa Seluruh Update Komponen Website

Selalu pastikan bahwa semua komponen website ter-update. Ini termasuk tema, plugin, dan semua fitur lainnya yang Kamu gunakan.

Pembaruan bisa termasuk perbaikan bug, peningkatan keamanan, atau fitur baru yang akan meningkatkan kinerja dan fungsionalitas situsmu.

Tools yang update akan lebih sulit untuk ditembus virus dan serangan hacker serta menjaga performa situs selalu berjalan maksimal.

3. Hapus Seluruh Komentar Spam

Sudah menjadi rahasia umum bagi para pemilik website soal komentar spam. Baik itu website lama, maupun yang baru sekalipun rentan terserang komentar spam.

Cara paling mudah adalah dengan menonaktifkan fitur komentar otomatis, sehingga Kamu bisa menyortir terlebih dahulu mana komentar spam dan mana yang bukan.

Kamu juga bisa menggunakan fitur anti spam tambahan seperti Google reCAPTCHA, yang akan memberikan tindakan tambahan untuk mencegah bot spam komentar.

Baca juga: Ingin Membuat Website Bisnis? Ini Rincian Biaya Website di Tahun 2024

Maintenance Bulanan

1. Backup Data Website

Setiap bulan, pastikan untuk membuat salinan cadangan (backup) dari semua data dan file website.

Hal ini sangat penting untuk menghindari kehilangan informasi berharga jika terjadi error ketika update atau serangan malware.

Dengan backup, Kamu dapat mengembalikan websitemu ke kondisi semula sebelum terjadi masalah dengan mudah.

Kamu bisa meminta developermu untuk melakukan ini, atau bila Kamu menggunakan CMS seperti WordPress, ada banyak plugin backup yang bisa kamu gunakan secara gratis.

2. Evaluasi Kinerja SEO

Periksa performa SEO (Search Engine Optimization) website menggunakan alat seperti Google Search Console. Analisis performa konten Kamu, termasuk peringkat kata kunci, jumlah klik, dan impresi.

Evaluasi ini akan membantumu memahami apakah kontenmu masih relevan dan efektif dalam menarik pengunjung.

Dari sini, kamu bisa merencanakan strategi untuk memperbaiki atau memperbarui konten yang membutuhkan perhatian lebih.

3. Cek Kecepatan Website Secara Berkala

Kecepatan loading website merupakan faktor kunci dalam pengalaman pengguna. Pastikan untuk secara teratur memeriksa kecepatan website Kamu menggunakan alat seperti PageSpeed Insights.

Jika ada masalah dengan kecepatan loading, identifikasi faktor penyebabnya dan ambil langkah-langkah untuk segera memperbaikinya.

Memastikan situsmu tetap cepat dan responsif akan meningkatkan kepuasan pengunjung dan membantu mempertahankan tingkat kunjungan.

4. Tools Tes Kecepatan Loading Halaman Website

Page speed test

Untuk memeriksa kecepatan halaman, kamu dapat menggunakan berbagai tools gratis yang tersedia secara online seperti Google PageSpeed Insights, GTmetrix, atau Pingdom Website Speed Test.

Tools ini akan memberikan analisis mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan loading situsmu dan memberikan rekomendasi untuk memperbaikinya.

Menurut halaman resmi Google, dikatakan score page speed yang baik adalah di angka 90. Walau begitu, hal ini tidak menjamin pengalaman pengunjung yang baik, Kamu perlu memperhatikan layout dan responsivitas website.

5. Pastikan Website Selalu Up to Date

Pastikan untuk memeriksa dan memperbarui semua komponen website Kamu, termasuk tema, plugin, dan fitur lainnya, terutama fitur penting yang berhubungan dengan pengalaman pengunjung.

Halaman produk, alur pembayaran, biasanya menjadi poin penting terkait pemasaran yang perlu Kamu perhatikan.

Lakukan juga evaluasi terhadap konten yang ada dan perbarui atau tambahkan konten baru sesuai kebutuhan.

6. Perhatikan Serangan Virus atau Hacker

Setiap bulan, pantau tanda-tanda serangan virus atau hacker, seperti perubahan tak dikenal pada situs, penurunan kinerja yang terjadi secara tiba-tiba, atau file tak dikenal di server.

Ambil langkah-langkah pencegahan segera, seperti mengganti password, audit website, dan hubungi penyedia hosting jika perlu. Jaga backup data terbaru dan lakukan pembaruan keamanan secara rutin.

Dengan tindakan pencegahan ini, situsmu akan tetap aman dari ancaman cyber yang bisa merugikan.

Maintenance Per Quartal

Hosting website

1. Periksa Info Kontak di Website

Saat melakukan maintenance website, penting untuk secara rutin memeriksa informasi kontak yang tercantum di situs web Kamu.

Pastikan bahwa semua detail kontak, seperti alamat email, nomor telepon, dan alamat store/office (jika ada) masih aktual dan dapat diakses oleh pengunjung.

Informasi kontak yang jelas akan membantu pengunjung untuk menghubungi Kamu dengan lebih mudah, baik untuk pertanyaan, dukungan pelanggan, atau kerja sama bisnis.

2. Periksa Hosting Website

Setiap tiga bulan sekali, lakukan evaluasi terhadap penyedia hosting website Kamu.

Periksa masa aktif layanan hosting dan penggunaan disk untuk memastikan situs web tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Jangan lupa juga untuk memastikan masa aktif domain. Biasanya penyedia hosting akan mengirimkan email pemberitahuan bila hosting atau domain Kamu akan habis masa berlakunya.

Selain itu, evaluasi performa hosting yang ada sekarang. Jika ada masalah seperti keterbatasan kapasitas atau kinerja yang kurang memuaskan, Kamu bisa mempertimbangkan untuk meningkatkan paket hosting atau mencari penyedia hosting lain yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.

3. Pembaharuan Struktur dan Konten Website

Meski jarang, tetapi tidak ada salahnya memperbaharui struktur ataupun tema website Kamu.

Jika Kamu ingin melakukan ini, evaluasi per kuartal atau tahunan. Apakah dengan struktur dan desain yang ada sekarang sudah memenuhi kebutuhan bisnis Kamu? Atau Kamu perlu memperbaharui situsmu agar tetap relevan dan lebih menarik target audiens?

Pastikan konten yang disajikan memberikan informasi yang valid dan bernilai, serta mudah dipahami oleh target audiensmu.

Baca juga: 6 Layanan Hosting Terbaik di Indonesia untuk Website Bisnis Kamu

Serahkan Maintenance Website Kamu pada Profesional

Serahkan Maintenance Website Kamu pada Profesional

Dengan melakukan maintenance website secara rutin sesuai dengan panduan di atas, Kamu dapat memastikan websitemu aman, memiliki performa yang baik, dan dapat mencapai tujuan bisnis.

Tentu Kamu tidak ingin websitemu hanya cantik dan cepat, tetapi tidak menghasilkan lead sama sekali, kan?

Mengingat pentingnya maintenance website, setiap business owner yang memiliki website pasti ingin melakukannya secara menyeluruh. Namun Kami paham, tidak semua orang memiliki waktu dan tenaga untuk melakukannya.

Oleh karena itu, Kami Grow & Bless siap membantumu melakukan maintenance website secara komprehensif.

Jadwalkan konsultasi bersama tim profesional Kami sekarang juga!

Mengenal Pengertian, Fungsi, dan Jenis Hosting Website

Ketika berbicara tentang membuat situs sendiri, Anda pasti sering mendengar tentang hosting website. Karena hal ini merupakan salah satu bagian paling penting dalam sebuah website yang membuat situs Anda bisa diakses oleh para pengunjung dari seluruh dunia.

Meskipun sebenarnya, website terdiri dari banyak bagian penting. Mulai dari domain, hosting, sever, dan masih banyak lagi. Website juga membutuhkan landing page, halaman-halaman dan bagian teknikal lainnya yang sulit untuk dipelajari secara bersamaan.

hosting website

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini mari kita mulai dengan mempelajari apa itu hosting dalam website dan mengapa benda ini sangat penting.

Pengertian Hosting Website

Jika mengacu pada situs Namecheap, pengertian dari hosting atau web hosting adalah sebuah tempat, media, atau fasilitas yang menyimpan seluruh data yang muncul di halaman website Anda. Baik itu berupa foto, code, tulisan, rekaman suara, video, dan konten dalam bentuk apapun.

Untuk Anda yang belum tahu, website sendiri merupakan sebuah kumpulan dari data, code dan konten yang muncul dengan menggunakan code programming tertentu. Ketika Anda menulis sebuah artikel atau cerita di blog, tulisan tersebut akan disimpan di sebuah hosting agar bisa tampil pada website dan dibaca oleh para pengunjung.

Hal yang sama juga terjadi ketika Anda ingin mengunggah foto produk, membagikan potongan lagu, mengunggah sebuah film pendek atau ketika ingin mengisi konten apapun dalam website tersebut.

Jadi sederhananya, hosting merupakan sebuah media penyimpanan dari seluruh data yang akan tampil di situs Anda. Tanpa ada hosting, artinya Anda tidak bisa memberi konten apapun pada situs tersebut. Dengan kata lain, situs Anda tidak akan bisa dikunjungi karena tidak ada yang bisa ditampilkan.

Jika diibaratkan website adalah sebuah rumah, maka web hosting adalah tanah dimana rumah tersebut bisa berdiri dan ditempati. Sedangkan domain adalah alamat dan nama rumah tersebut agar bisa dibedakan dengan ribuan rumah yang lainnya.

Itulah mengapa hosting website sangatlah penting. Karena setiap situs apapun yang Anda kunjungi baik streaming, toko online, berita, hingga Youtube dan Facebook sekalipun pastinya memiliki hosting yang digunakan untuk tempat menyimpan seluruh konten mereka.

Hosting sendiri biasanya disediakan oleh layanan atau provider tertentu. Saat ini, sudah banyak penyedia layanan hosting yang terkenal dan pastinya sering Anda lihat iklannya di Youtube.

Fungsi Hosting untuk Website

Sebelumnya sudah disinggung bahwa fungsi hosting untuk sebuah situs adalah agar bisa diakses oleh banyak orang secara online. Namun untuk lebih lengkapnya, mari kita pelajari lebih jauh apa saja fungsi hosting untuk sebuah website dalam penjelasan di bawah ini.

1. Sebagai Media Memasukan Nama Alamat Situs

Seperti analogi yang sudah dibuat sebelumnya, website bisa kita bayangkan sebagai rumah dan hosting adalah tanahnya. Kemudian, terdapat domain yang merupakan alamat dari rumah tersebut yang terdiri dari nomor unit rumah dan sebagainya.

Tanpa sebuah lahan tanah, tentunya Anda tidak bisa memiliki rumah dengan alamat lengkap. Sedangkan tanpa alamat nomor unit rumah, nantinya rumah Anda akan sulit dibedakan oleh rumah-rumah yang lain.

Itulah fungsi dari hosting yang pertama, yaitu sebagai media menyimpan domain dan menghubungkan dengan situs Anda. Tanpa sebuah hosting, website Anda tidak bisa memiliki domain sendiri. Dan tanpa domain sendiri, pastinya website Anda tidak bisa diakses oleh para pengunjung.

Domain sendiri merupakan alamat situs yang biasa kita kenal dengan apa-apa yang berakhiran .com, .id, .co.id, dan masih banyak lagi.

Domain akan terhubung dengan hosting melalui DNS. Hal ini merupakan masalah yang berhubungan dengan teknis dan Anda perlu mempelajari lebih lanjut dengan cara langsung praktek.

2. Sebagai Tempat Menyimpan Seluruh Data dan Konten di Dalam Website

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, website merupakan sebuah kumpulan halaman, code program, foto, video, terkadang animasi, dan berbagai macam jenis konten lainnya. Semua konten yang tampil di dalam website Anda akan disimpan di dalam hosting.

Layaknya sebuah komputer, website juga membutuhkan tempat penyimpanan untuk menyimpan seluruh data yang akan tampil. Jika Anda tidak mengunggah foto atau video yang ingin ditampilkan di website ke dalam hosting, maka tentunya konten tersebut tidak akan bisa muncul.

Namun kebanyakan platform website saat ini bisa langsung mengunggah konten yang ingin ditampilkan di situs tanpa harus menunggahnya secara manual ke hosting. Hal inilah yang kadang membuat orang bingung kenapa hosting digunakan sebagai tempat penyimpanan data.

Dan jika Anda perhatikan. setiap layanan hosting selalu memberikan pilihan produk dengan ukuran tertentu. Contohnya seperti 100 mb, 500 mb, 1 gb hingga 15 gb. Ukuran tersebut merupakan besar kecilnya media penyimpanan yang bisa Anda gunakan.

Ketika seluruh 100 mb yang tersedia sudah Anda gunakan, maka website tersebut tidak bisa menambahkan konten apa-apa lagi.

3. Membuat Website Bisa Diakses oleh Pengunjung Secara Online

Fungsi hosting website yang terakhir dan yang paling penting adalah agar situs Anda bisa dikunjungi oleh para pengguna internet di seluruh dunia. Karena setelah Anda punya tanah dan alamat, tentunya orang-orang bisa langsung mengunjungi rumah tersebut.

Tanpa hosting, website Anda sebenarnya tetap bisa dikunjungi. Caranya adalah dengan mengunggah seluruh data dan konten yang muncul di dalam website tersebut ke internet.

Kemudian pengunjung yang ingin melihat isi konten situs Anda harus mengunduh seluruh data tersebut dan membukanya menggunakan XAMPP. Metode ini dinamakan local hosting atau localhost.

Namun sudah jelas metode tersebut sangat ribet dan tidak semua orang mengerti. Oleh karena itu, cara yang paling mudah adalah dengan menyewa hosting agar situs Anda bisa online dan dikunjungi oleh siapapun dari negara manapun.

hosting website

Jenis-jenis Hosting yang Bisa Digunakan untuk Website

Dikutip dari situs Quick Sprout, ada banyak jenis hosting website yang bisa digunakan untuk situs Anda. Namun setidaknya hanya ada 6 jenis hosting terbaik di tahun 2021 yang bisa Anda pilih. Di antaranya adalah:

1. Reseller Hosting

Reseller hosting merupakan jenis web hosting yang paling cocok untuk memulai perjalanan situs Anda. Karena meskipun hanya tersedia dengan kapasitas yang sangat kecil, biaya web hosting yang satu ini sangat terjangkau.

2. Cloud Hosting

Selanjutnya ada cloud hosting, jenis hosting website yang sedang naik daun di tahun 2021. Sesuai dengan namanya, jenis hosting yang satu ini disimpan di media cloud alias di internet.

3. Dedicated Hosting

Dedicated hosting adalah jenis hosting yang digunakan khusus untuk Anda sendiri. Biaya hosting yang satu ini agak mahal, namun Anda bisa mendapatkan media penyimpanan yang sangat luas.

4. WordPress Hosting

WordPress hosting adalah jenis hosting yang disediakan khusus untuk pengguna WordPress. Harga hosting yang satu ini cukup terjangkau dan sudah banyak testimoni penggunanya dari seluruh dunia.

5. VPS Hosting

VPS hosting adalah jenis hosting website yang sangat multifungsi. Cocok untuk situs jualan online, portofolio maupun kebutuhan pribadi.

6. Shared Hosting

Dan terakhir adalah shared hosting. Jenis hosting yang satu ini digunakan secara bersama oleh banyak pengguna sehingga harganya lebih murah.

Seperti itulah pengertian hosting website beserta jenis dan fungsinya. Nah, sekarang waktunya Anda pilih ingin menggunakan hosting jenis apa yang paling cocok untuk kebutuhan masing-masing. Jika Anda membutuhkan jasa pembuatan website, jangan ragu untuk menghubungi Grow&Bless Digital Marketing.