Grow & Bless

Menguasai Email Marketing: Strategi, Alat, dan Praktik Terbaik

Pernahkah kamu berpikir tentang betapa pentingnya email dalam dunia bisnis dan digital marketing kita saat ini? Dalam era digital ini, semua orang tampaknya selalu online, baik itu melalui media sosial, aplikasi pesan instan, atau email. Meskipun begitu, satu hal yang mungkin sering kali kita abaikan adalah fakta bahwa email masih merupakan salah satu alat komunikasi yang paling efektif, khususnya dalam konteks pemasaran digital. Ya, kamu tidak salah baca. Kita membicarakan tentang Email Marketing.

email marketing

Key Takeaways

  1. Email Marketing Penting: Dalam era digital ini, email marketing menjadi alat penting yang dapat membantu bisnis mencapai pelanggannya secara personal dan relevan, membangun hubungan yang kuat dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

  2. Strategi Email Marketing: Strategi email marketing yang efektif melibatkan pemahaman yang mendalam tentang target audiens, membuat konten yang menarik dan personal, serta mengoptimalkan waktu pengiriman dan subjek email.

  3. Meningkatkan Open Rate: Tingkat buka email (open rate) dapat ditingkatkan dengan personalisasi, membuat subjek email yang menarik, menggunakan daftar email yang legal, serta menghindari spam.

  4. Kesalahan Umum: Beberapa kesalahan umum dalam email marketing termasuk mengirim terlalu banyak email, kurang personalisasi, dan menggunakan daftar email yang tidak relevan. Menghindari kesalahan ini dapat meningkatkan efektivitas kampanye email marketingmu.

  5. Implementasi dan Bantuan: Menerapkan strategi email marketing ke dalam praktik bisa menjadi tantangan, tetapi dengan bantuan yang tepat dan eksperimen berkelanjutan, kamu bisa menemukan formula yang paling efektif untuk bisnismu.

Email Marketing adalah salah satu strategi pemasaran digital yang paling tua, tetapi jangan salah sangka, meskipun tua, efektivitasnya tidak pernah pudar. Sebaliknya, dengan pertumbuhan dan perkembangan teknologi digital, email marketing telah berevolusi menjadi lebih kuat dan efektif daripada sebelumnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam tentang email marketing: apa itu, mengapa sangat penting, dan bagaimana kamu bisa menggunakannya untuk membantu bisnis digitalmu.

Sebelum kita melanjutkan ke dalam diskusi lebih mendalam tentang email marketing, alangkah baiknya jika kita pertama-tama memahami apa sebenarnya pengertian email marketing itu.

Apa itu Email marketing?

Email Marketing adalah strategi pemasaran digital yang melibatkan pengiriman pesan informasi komersial ke sekelompok orang melalui email. Biasanya, setiap email yang dikirim ke pelanggan atau calon pelanggan dapat dianggap sebagai email marketing.

Tujuannya mencakup membangun hubungan dengan pelanggan atau calon pelanggan, menjaga merek tetap ada di pikiran mereka, atau mendorong loyalitas pelanggan dengan menawarkan diskon atau penawaran khusus. Kunci utama dari email marketing adalah personalisasi dan relevansi. Sebuah pesan yang baik dan efektif harus dirancang secara khusus untuk kebutuhan dan minat setiap individu.

Alasan Kenapa Harus Menggunakan Email Marketing untuk Bisnis?

Email marketing bukan hanya tentang mengirim pesan ke inbox pelanggan. Lebih dari itu, email marketing membuka peluang bagi sebuah produk dan layanan bisnis untuk berinteraksi secara langsung dengan pelanggan mereka dengan cara yang lebih personal dan berarti.

menggunakan email marketing

Manfaat dan Keuntungan Menggunakan Email Marketing

Email Marketing adalah alat pemasaran yang sangat kuat dan efektif jika digunakan dengan benar. Pertama, biayanya rendah dibandingkan dengan media pemasaran tradisional. Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya cetak, pos, atau iklan untuk mencapai pelangganmu. Kedua, kamu bisa menjangkau target audiens yang lebih luas.

Dengan email, kamu bisa menjangkau pelanggan di seluruh dunia dengan sekali klik. Ketiga, kamu bisa melacak dan mengukur efektivitas email marketingmu dengan mudah. Banyak platform email marketing menawarkan alat pelacakan yang memungkinkan kamu untuk melihat berapa banyak email yang dibuka, berapa banyak yang diklik, dan berapa banyak yang menghasilkan penjualan.

Karakteristik Email Marketing

Email marketing memiliki sejumlah karakteristik unik yang membuatnya berbeda dari bentuk pemasaran lainnya. Memahami karakteristik ini dapat membantu kamu mengoptimalkan strategi email marketingmu dan memanfaatkannya ke target dengan lebih efektif.

A. Email bersifat Personal atau Pribadi

Salah satu keunggulan email marketing adalah personalisasinya. Dengan email, kamu bisa menyampaikan pesan yang dirancang khusus untuk setiap penerima, berdasarkan preferensi dan perilaku mereka. Ini menciptakan pengalaman yang lebih personal dan relevan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan engagement dan konversi.

B. Bekerja sama dengan pelanggan menjadi lebih mudah

Email marketing memfasilitasi komunikasi dua arah antara bisnis dan pelanggan. Ini memungkinkan pelanggan untuk memberikan umpan balik, bertanya, atau berinteraksi dengan merekmu dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh kanal pemasaran lain.

C. Email Survei

Email survei adalah alat yang efektif untuk mengumpulkan umpan balik dan mendapatkan wawasan tentang pelangganmu. Kamu bisa menggunakan email survei untuk mengetahui apa yang pelanggan suka atau tidak suka tentang brand atau produk atau layananmu, apa yang mereka inginkan, dan bagaimana kamu bisa memperbaiki bisnismu.

D. Menghasilkan Konten yang Dipersonalisasi

Email marketing memungkinkan kamu untuk mengirim konten yang disesuaikan dengan kebutuhan dan minat setiap pelanggan. Ini bisa berupa rekomendasi untuk mempromosikan produk atau layanan baru, penawaran khusus, atau konten edukasi yang relevan.

E. Email Khusus

Selain email promosi, kamu juga bisa mengirim jenis email yang khusus, seperti email selamat datang untuk pelanggan baru, email pengingat untuk pelanggan yang meninggalkan keranjang belanja mereka, atau email ulang tahun untuk merayakan hari istimewa pelanggan.

F. Menghasilkan Traffic ke Website Perusahaan

Email marketing dapat digunakan untuk mengarahkan lalu lintas ke situs web perusahaan untuk membeli produkmu. Kamu bisa melakukan ini dengan menyertakan tautan ke situs webmu di email, atau dengan menciptakan konten yang menarik dan relevan yang mendorong pelanggan untuk mengunjungi situs webmu.

G. Mengoptimalkan Waktu dan Budget

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran digital yang paling efisien dan hemat biaya. Dengan otomatis dan segmentasi email, kamu bisa menjadwalkan dan mengirim email secara massal dengan waktu dan upaya yang minimal. Ini memungkinkan kamu untuk menjangkau pelanggan yang lebih banyak dengan biaya yang lebih rendah.

Sekarang, setelah kita memahami karakteristik utama dari email marketing, kita dapat beralih ke pembahasan tentang metrik yang digunakan dalam email marketing.

matriks email marketing

Metrik yang Digunakan dalam Email Marketing

Memahami dan mengukur metrik yang tepat adalah kunci untuk sukses dalam strategi email marketingmu. Metrik ini tidak hanya membantu kamu mengukur sejauh mana keberhasilan kampanye pemasaran melalui email, tetapi juga memberikan wawasan yang bisa kamu gunakan untuk menyempurnakan strategi email marketingmu.

Berikut adalah beberapa metrik utama yang digunakan dalam email marketing:

1. Tingkat Buka (Open Rate)

Ini adalah persentase email yang dibuka oleh penerima dibandingkan dengan jumlah total email yang dikirim. Tingkat buka dapat memberikan gambaran tentang seberapa efektif subjek email kamu dalam menarik perhatian dan minat penerima.

2. Tingkat Klik (Click-Through Rate, CTR)

CTR adalah persentase penerima yang mengklik satu atau lebih tautan dalam email dibandingkan dengan total penerima. CTR dapat memberikan gambaran tentang seberapa menarik dan relevan konten emailmu bagi penerima.

3. Tingkat Konversi (Conversion Rate)

Ini adalah persentase penerima yang melakukan tindakan yang diinginkan (seperti melakukan pembelian atau mengisi formulir) setelah mengklik tautan dalam email. Tingkat konversi dapat memberikan gambaran tentang seberapa efektif email kamu dalam mendorong penerima untuk melakukan tindakan yang diinginkan.

4. Tingkat Penolakan (Bounce Rate)

Ini adalah persentase email yang tidak dapat disampaikan kepada penerima. Tingkat penolakan yang tinggi dapat menunjukkan bahwa banyak alamat email dalam daftar milis kamu tidak valid atau tidak aktif.

5. Tingkat Penghentian Langganan (Unsubscribe Rate)

Ini adalah persentase penerima yang memilih untuk berhenti berlangganan dari milis kamu. Tingkat penghentian langganan yang tinggi bisa menjadi tanda bahwa konten emailmu tidak lagi relevan atau menarik bagi penerima.

Untuk mengukur keberhasilan kampanye email marketingmu, penting untuk melacak metrik ini secara berkala dan menggunakan data yang kamu peroleh untuk menyempurnakan strategi email marketingmu.

Contoh Email Marketing Berdasarkan Jenisnya

Email marketing dapat diimplementasikan dalam berbagai cara dan untuk berbagai jenis tujuan. Berikut ini beberapa contoh berdasarkan jenisnya:

  1. Email Promosi: Ini berisi penawaran atau promosi dan biasanya memiliki tujuan untuk mendorong penjualan. Contoh: email diskon akhir musim dari toko ritel.

  2. Newsletter: Newsletter biasanya berfokus pada konten daripada penjualan langsung. Mereka dapat berisi berita, artikel, tips, dan lainnya. Contoh: newsletter bulanan dari sebuah blog atau website.

  3. Email Selamat Datang: Ini adalah email yang kamu kirim ke pelanggan baru untuk memperkenalkan mereka ke bisnismu. Contoh: email selamat datang dari layanan berlangganan.

  4. Email Transaksional: Email ini otomatis dipicu oleh tindakan pelanggan, seperti pembelian atau pendaftaran akun. Contoh: email konfirmasi pembelian.

meningkatkan open rate

Meningkatkan Open Rate Email

Apakah ada cara untuk memastikan bahwa email yang kamu kirim benar-benar dibuka dan dibaca oleh penerima? Tentu saja! Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan open rate email:

A. Lakukan Personalisasi

Menggunakan nama penerima dalam subjek email atau salam dapat membuat email terasa lebih personal dan lebih mungkin untuk dibuka.

B. Subjek Email yang Menarik

Subjek email yang menarik, relevan, dan tidak menyesatkan dapat membantu meningkatkan open rate. Juga, hindari menggunakan kata-kata yang mungkin memicu filter spam.

C. Gunakan List Email yang Legal dan Tawarkan Promo Menarik

Mendapatkan izin sebelum mengirim email penting untuk menjaga reputasi bisnismu dan memastikan bahwa email kamu tidak dianggap spam. Penawaran atau promosi yang menarik juga bisa menjadi insentif yang baik untuk membuka email.

D. Buat Pesan yang Singkat dan Jelas

Pesan yang panjang dan rumit bisa menjadi halangan bagi penerima. Cobalah untuk menjaga pesan kamu singkat, jelas, dan langsung ke pokok permasalahan.

E. Mengirim Campaign sesuai Jadwal

Mengirim email pada waktu yang tepat juga bisa mempengaruhi open rate. Penelitian menunjukkan bahwa email yang dikirim pada hari kerja antara jam 10 pagi dan 2 siang cenderung memiliki open rate tertinggi.

F. Menghindari Email Marketing Masuk ke Spam

Memastikan bahwa email kamu sesuai dengan pedoman anti-spam, seperti CAN-SPAM Act di Amerika Serikat, penting untuk mencegah email kamu masuk ke folder spam penerima. Juga, menggunakan teknik pemasaran email yang sah dan etis dapat membantu menjaga reputasi bisnismu dan menghindari penalti.

Cara Membuat Daftar Email (Email List)

Membangun daftar email yang kuat dan berkualitas adalah langkah penting pertama dalam cara menjalankan strategi email marketing. Berikut ini adalah beberapa tips tentang cara melakukannya:

  1. Formulir Pendaftaran di Website: Jika kamu memiliki website atau blog, kamu dapat menambahkan formulir pendaftaran untuk pengunjung yang tertarik dengan kontenmu. Kamu bisa memberikan insentif seperti ebook gratis, diskon, atau akses ke konten eksklusif sebagai gantinya.

  2. Pop-Up Formulir: Pop-up yang muncul saat pengunjung pertama kali mengunjungi situs kamu bisa menjadi alat yang efektif untuk mengumpulkan alamat email.

  3. Sosial Media: Kamu bisa menggunakan platform media sosial untuk mendorong pengikutmu agar mendaftar ke daftar emailmu.

  4. Acara dan Seminar: Jika kamu mengadakan acara atau seminar, kamu bisa meminta peserta untuk memberikan alamat email mereka saat mendaftar.

Pentingnya Membuat Email List yang Berkualitas

Kualitas daftar email lebih penting daripada kuantitas. Memiliki daftar email yang berisi alamat yang diperoleh secara etis dan dari individu yang benar-benar tertarik dengan mempromosikan produk kamu atau layanan kamu lebih baik daripada memiliki daftar email yang besar tetapi berisi alamat yang tidak relevan atau diperoleh tanpa izin.

Membuat Konten Email yang Menarik

Konten yang menarik dan relevan adalah kunci sukses email marketing. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menciptakannya:

A. Pentingnya Konten yang Menarik dalam Email Marketing

Konten yang menarik akan membantu memastikan bahwa email kamu dibaca dan tidak hanya diabaikan atau dihapus. Ini juga akan membantu membangun hubungan dengan pelanggan kamu, yang pada gilirannya dapat membantu meningkatkan loyalitas merek dan juga meningkatkan penjualan kamu.

B. Beberapa Tips dalam Menulis Konten Email Marketing

  1. Tulis Subjek Email yang Menarik: Subjek email yang menarik dan relevan bisa membuat perbedaan antara email yang dibuka atau diabaikan.

  2. Personalisasikan Pesanmu: Menggunakan nama penerima dan menyertakan detail yang spesifik dan relevan dapat membuat emailmu terasa lebih personal dan relevan.

  3. Pakai Call-to-Action yang Jelas: Setiap email marketing harus memiliki tujuan, dan itu harus jelas bagi penerima apa yang diharapkan dari mereka.

  4. Kurangi Jargon dan Bahasa Teknis: Cobalah untuk membuat emailmu sejelas mungkin dan hindari menggunakan jargon atau bahasa teknis kecuali jika itu benar-benar perlu.

  5. Gunakan Format yang Mudah Dibaca: Gunakan subheading, bullet points, dan spasi putih untuk membuat emailmu mudah dibaca dan dipahami.

kesalahan umum email marketing

Kesalahan Umum dalam Email Marketing dan Cara Menghindarinya

Tidak peduli seberapa besar strategi email marketing kamu, semua bisa sia-sia jika kamu membuat beberapa kesalahan umum. Berikut adalah beberapa yang harus dihindari:

  1. Mengirim Terlalu Banyak Email: Salah satu kesalahan paling umum adalah “spamming” daftar email kamu dengan terlalu banyak pesan. Ini bisa membuat penerima merasa terganggu dan memilih untuk berhenti berlangganan.

  2. Kurangnya Personalisasi: Jika kamu mengirimkan email massal yang sama kepada semua orang di daftar email kamu, penerima mungkin merasa tidak dihargai dan berhenti membuka email kamu.

  3. Konten yang Tidak Relevan: Mengirim konten yang tidak relevan atau tidak menarik bagi penerima adalah cara cepat untuk kehilangan perhatian mereka.

  4. Subjek Email yang Tidak Menarik: Subjek email yang membosankan atau tidak jelas bisa mencegah penerima membuka email kamu.

  5. Kesalahan Penulisan dan Gramatikal: Kesalahan penulisan dan gramatikal dapat merusak reputasi profesionalisme bisnis kamu dan membuat pesan kamu sulit dipahami.

Cara Menghindari Kesalahan Tersebut

  1. Atur Jadwal Pengiriman Email: Jangan mengirim email terlalu sering. Cari tahu frekuensi optimal yang membuat audiens kamu tetap terlibat tanpa merasa terganggu.

  2. Gunakan Personalisasi: Pastikan untuk mempersonalisasi email kamu sebanyak mungkin, baik dalam hal konten atau cara kamu menyapa penerima.

  3. Buat Konten yang Relevan: Selalu ingat bahwa konten yang kamu kirim harus relevan dan memberikan nilai kepada penerima.

  4. Ciptakan Subjek Email yang Menarik: Jadilah kreatif dan buatlah subjek email yang akan menarik perhatian penerima dan mendorong mereka untuk membuka email.

  5. Periksa dan Edit Emailmu: Selalu periksa dan edit emailmu sebelum mengirimnya untuk memastikan tidak ada kesalahan penulisan atau gramatikal.

Kesimpulan

Untuk merangkum, email marketing adalah alat yang sangat kuat untuk berkomunikasi dengan pelanggan dan calon pelanggan. Dengan strategi yang tepat, kamu bisa mencapai pelanggan dengan cara yang sangat personal dan relevan, membangun hubungan yang kuat dan memperdalam loyalitas mereka terhadap bisnismu. Namun, seperti setiap strategi pemasaran lainnya, email marketing membutuhkan pemahaman yang mendalam dan implementasi yang cermat untuk berhasil. Jangan lupa, selalu menghargai waktu dan privasi pelangganmu.

Kini, saatnya untuk menerapkan semua pengetahuan ini ke dalam praktik. Mulai buat strategi email marketingmu dan lihat bagaimana itu dapat mengubah bisnis dan meraih tujuanmu. Tetapi ingat, jangan ragu untuk melakukan eksperimen dan mencoba pendekatan baru, karena setiap bisnis adalah unik dan apa yang berhasil untuk satu orang mungkin tidak akan berhasil untuk lainnya.

Sekarang, mulailah perjalanan email marketingmu dan temukan bagaimana strategi ini dapat membantu bisnismu tumbuh dan berkembang! Selamat mencoba!

Memahami Jenis-Jenis Digital Marketing Lebih Dalam

Berbicara soal website ataupun sosial media, sebenarnya tidak bisa dilepaskan begitu saja dengan digital marketing. Ketiganya saling berkaitan karena bisa menjadi salah satu jalan untuk membuat bisnis yang dipromosikan di web maupun sosmed jadi lebih berkembang.

Misal Anda memiliki produk atau jasa yang ingin dijual, tentu ingin banyak yang beli bukan? Nah salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pemasaran atau marketing. Dan digital marketing itu merupakan salah satu jenis dari pemasaran juga.

jenis-jenis Digital Marketing

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian, jenis-jenis, dan strategi penerapan dari digital marketing.

Pengertian Digital Marketing

Digital marketing berasal dari dua kata yaitu ‘digital’ dan ‘marketing’ yang artinya pemasaran digital. Atau dapat juga diartikan sebagai sistem pemasaran yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi internet, dalam hal ini bisa berupa website, sosial media, ataupun platform lainnya.

Perkembangan teknologi dan internet yang semakin pesat menjadi salah satu alasan mengapa banyak perusahaan lebih memilih pemasaran digital dibandingkan pemasaran secara konvensional. Saat ini, banyak masyarakat yang lebih suka belanja online sehingga pemasarannya pun juga harus dilakukan secara online.

Baca Juga: Istilah-istilah digital marketing yang perlu kamu tahu

Pengertian Digital Marketing Menurut Para Ahli

Berikut ini definisi pemasaran digital menurut beberapa ahli yang harus Anda ketahui :

Heidrick & Struggles (2009)

Menurut Heidrick dan Struggles, digital marketing memanfaatkan perkembangan dunia digital untuk periklanan yang tidak terlalu digembar-gemborkan namun memilki efek yang sangat besar.

Kleindl dan Burrow (2005)

Menurut Kliendl dam Burrow, arti dari digital marketing adalah proses perencanaan dan pelaksanaan dari konsep, ide, harga, promosi dan distribusi. Atau bisa juga diartikan sebagai pembangunan dan pemeliharaan hubungan yang saling menguntungkan antara konsumen dan produsen.

Ridwan Sanjaya & Josua Tarigan (2009)

Pemasaran digital menurut Ridwan Sanjaya dan Josua Tarigan adalah kegiatan pemasaran menggunakan media seperti website, blog, email, dan berbagai jejaring sosial lainnya. Branding juga termasuk ke dalam pemasaran digital.

Urban (2004:2)

Arti pemasaran digital menurut Urban adalah memanfaatkan teknologi dan internet untuk memperluas dan meningkatkan fungsi marketing tradisional.

Chaffey (2002:14)

Sementara itu, pengertian digital marketing menurut Chaffey adalah penerapan teknologi digital yang membentuk online channel ke pasar (website, surel, database, televisi digital dan melalui berbagai inovasi terbaru lainnya termasuk di dalamnya blog, feed, podcast, dan jejaring sosial) yang memberikan kontribusi terhadap pemasaran.

Purwana dkk (2017)

Purwana dkk mendefinisikan pemasaran digital sebagai aktivitas mempromosikan dan mencari pasar melalui media digital secara online dengan menggunakan berbagai sarana seperti jejaring sosial.

Nadya (2016)

Menurut Nadya, digital marketing adalah pemasaran dengan menerapkan teknologi secara digital. Salah satunya yaitu dengan memanfaatkan internet marketing.

Fungsi Digital Marketing

Berikut ini beberapa fungsi dari pemasaran digital yaitu :

1. Personalisasi

Dari sini, sangat terlihat jelas perbedaan antara pemasaran digital dan pemasaran konvensional. Adanya integrasi digital membuat perusahaan bisa mendapatkan data-data pribadi konsumen.

Misal, dimana tempat tinggalnya, apa yang menjadi kesukaannya, apa latar belakang pendidikannya, dan masih banyak lagi yang lainnya. Data-data ini sangat penting sebagai bahan riset sebelum melakukan strategi yang tepat dalam pemasaran.

Tak hanya itu saja, personalisasi konsumen juga membuat perusahaan bisa memberikan layanan yang lebih intim. Perusahaan pun semakin dekat dengan konsumen dan konsumen pun setia dengan terus menerus membeli produk atau jasa dari perusahaan tersebut.

2. Pelayanan

Perusahaan yang bisa memberikan pelayanan 24 jam tanpa henti membuat kepercayaan konsumen atau klien semakin meningkat. Pemasaran digital menjadi salah satu bentuk pelayanan kepada konsumen yang prima.

3. Privasi

Data-data yang telah didapat perusahaan dari klien wajib dijaga sebaik mungkin. Jangan sampai bocor dan tersebar kemana-mana, dan ini menjadi tanggung jawab perusahaan sepenuhnya.

Jika perusahaan tidak bisa melakukannya, maka konsumen pun jadi tidak percaya sehingga mengakibatkan penurunan omzet yang sangat drastis.

4. Promosi

Ini adalah fungsi utama dari digital marketing. Mempromoasikan produk atau jasa secara digital dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Pemanfaatan teknologi untuk melakukan branding dan promosi dinilai sangat tepat karena bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan juga bisa mendapatkan pelanggan yang lebih tertarget.

Manfaat Digital Marketing

Mengapa perusahaan memakai cara pemasaran seperti ini untuk memperkenalkan produk atau jasa mereka? Jawabannya karena ada banyak sekali benefit yang bisa didapatkan. Apa saja itu? Langsung saja, simak berikut ini berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan apabil melakukan pemasaran digital.

1. Meningkatkan Penjualan

Namanya juga memasarkan, pasti tujuan akhirnya supaya terjadi peningkatan penjualan bukan? Nah, pemasaran digital inilah yang memiliki peranan untuk meningkatkan penjualan bahkan bisa repeat order.

Asal dilakukan degan cara yang tepat, pemasaran melalui internet bisa meningkatkan omzet perusahaan tanpa harus mengeluarkan modal yang sangat besar. Kalau omzet sudah meningkat pesat, kenaikan laba pun bakalan mengikuti.

2. Menjangkau Pasar Secara Online

Misalnya Anda memiliki bisnis jual beli sepatu, tanpa digital marketing membuat sepatu hanya terjual ke wilayah itu-itu saja. Ya paling tidak cuma dalam satu kota saja.

Berbeda halnya jika Anda menerapkan pemasaran digital. Bisnis Anda bisa menjangkau pasar bukan hanya secara offline, melainkan juga secara online. Anda bisa mendapatkan konsumen dari facebook, instagram, twitter, tiktok, google, dan berbagai macam jejaring sosial lainnya.

Justru untuk saat ini, pangsa pasar online lebih banyak karena berubahnya kebiasaan belanja orang. Dahulu mereka tidak masalah jika harus keluar rumah ke toko sepatu untuk beli sepatu, tapi untuk saat ini sudah ada gadget yang bisa membantu mereka membeli sepatu tanpa harus keluar rumah.

3. Mudah Menemukan Konsumen yang Tertarget

Dengan pemasaran digital, Anda bisa menawarkan produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Misalnya, calon konsumen A lebih sering mencari HP Samsung di internet, maka Anda bisa menjual HP Samsung ke dia.

Sekarang pertanyaannya adalah, darimanakah saya bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan konsumen lewat internet? Jawabannya adalah riset kata kunci atau keyword. Riset ini bertujuan supaya Anda mengetahui kata kunci apa sajakah yang biasa dicari oleh pengguna internet, termasuk produk atau jasa yang ingin dibeli.

Salah satu tools yang bisa Anda manfaatkan untuk melakukan riset keyword yaitu GKP atau Google Keyword Planner.

4. Mudah Melakukan Evaluasi

Manfaat digital marketing selanjutnya adalah bisnis bisa dievaluasi dengan mudah berkat bantuan tools-tools yang tersedia di internet. Misal, jika Anda berjualan melalui website maka Anda bisa menggunakan google analytics untuk memantau seberapa banyak orang yang mengunjungi toko online dan melakukan pembelian.

Jika sedikit, maka harus dilakukan perbaikan SEO on page maupun off page sehingga lebih banyak lagi pengunjung datang dan melakukan pembelian. Jika sudah banyak, bisa ditingkatkan lagi agar semakin banyak.

5. Bisnis Terlihat Profesional

Kehadiran bisnis di internet membuatnya terlihat lebih profesional. Coba saja lihat, perusahaan-perusahaan besar setidaknya memiliki dua hal, yaitu website dan akun sosial media untuk memasarkan produk yang dijual.

Keduanya merupakan bagian dari pemasaran digital juga. Nah, kalau bisnis sudah terlihat profesional, maka bisnis pun juga dinilai memiliki kredibiltas tinggi sehingga lebih mudah dalam mencari pelanggan setia.

6. Menghemat Biaya Promosi

Daripada melakukan pemasaran offline, yang mana Anda harus mencetak brosur atau baliho yang tentu saja tidak gratis, lebih baik lakukan pemasaran daring dengan biaya yang bisa ditekan. Bahkan, bisa tanpa modal hanya cukup kuota internet saja.

Jika ingin tanpa modal, promosikan saja bisnis Anda di sosial media atau marketplace. Sementara itu, untuk berbayar Anda bisa memanfaatkan google ads, IG ads, facebook ads yang biayanya bisa Anda atur sendiri sesuai kebutuhan.

Digital Marketing

Jenis Digital Marketing

Digital marketing terbagi lagi menjadi beberapa jenis yaitu :

1. Social Media Marketing

Social media marketing merupakan salah satu jenis digital marketing dengan memanfaatkan akun sosial media seperti facebook, instagram, twitter, maupun yang lainnya. Bahkan pemasaran di media sosial itu bisa tanpa biaya alias 100% gratis.

Berdasarkan data dari Hootsuite, hingga awal Januari 2021 jumlah pengguna media sosial aktif di Indonesia mencapai 170 juta orang. Jumlah tersebut merupakan 61,8% dari total seluruh populasi yang ada.

Data tersebut menjadi bukti bahwasanya sosial media menjadi salah satu tempat terbaik dalam memasarkan produk maupun jasa secara daring.

Baca Juga: Mengenal Profesi sebagai Social media Manager

2. Search Engine Marketing

Selain memanfaatkan sosial media atau sosmed, digital marketing juga bisa diterapkan dengan memanfaatkan search engine atau mesin pencari. Biasanya, yang paling umum digunakan adalah google karena jumlah penggunanya yang paling banyak dibandingkan search engine lainnya seperti bing, yandex, atau duckduckgo.

Apakah search engine marketing ini gratis? Jawabannya tidak. Sebab Anda harus membayar biaya iklan ke google ads atau google adwords supaya bisa menjangkau banyak konsumen. Tapi tak perlu khawatir, biaya iklan ini bisa Anda atur sesuai kebutuhan dan kantong dan bisa dihentikan kapan saja jika Anda sudah tidak membutuhkannya lagi.

Namun, sebelum melakukan promosi dengan cara ini Anda wajib memiliki blog atau website terlebih dahulu. Nantinya, blog atau website inilah yang bakal muncul di peringkat atas google dan calon pembeli Anda bakalan menemukannya. Saat ini cukup banyak layanan jasa google ads untuk membantu anda mendapatkan performa maksimal dari budget anda bila anda merasa bingung dengan berbagai aspek teknisnya.

Baca Juga: SEO Vs SEM. Mana Yang Lebih Baik

3. Search Engine Optimization

Misal tidak cukup modal untuk bayar biaya iklan, maka gunakan saja teknik Search Engine Optimization atau SEO. Search Engine Optimization SEO sangat berguna meningkatkan peringkat website di mesin pencari, meski tidak bisa secara cepat dan instan.

Jika dilakukan dengan tepat, bukan sesuatu mustahil UKM ataupun UMKM yang memiliki web bisa bersaing dengan brand-brand besar di google. Untuk cara melakukan optimasi SEO, Anda bisa membacanya pada artikel yang sudah pernah kami buat ya.

Baca Juga: Lihat Contoh SEO berdasarkan jenis-jenisnya

4. Email Marketing

Jenis digital marketing selanjutnya yaitu email marketing. Cara menerapkannya yaitu Anda mengirimkan email kepada pelanggan berupa produk dan jasa terbaru atau apapun hal yang berhubungan dengan usaha Anda.

Email marketing mungkin tidak cocok bagi semua pelanggan karena dianggap spamming. Untuk meminimalisirnya, jangan kirim surel marketing terlalu sering dan jangan lupa sediakan tombol unsubsribe supaya pelanggan bisa meminta penghentian penerimaan email marketing.

Karena bagaimanapun juga, kenyamanan pelanggan harus menjadi priorias yang utama. Jangan sampai, justru Anda kehilangannya karena dianggap telah melakukan spam yang berlebihan.

5. Video Marketing

Sebenarnya, dibandingkan dengan tulisan video yang dikemas secara menarik lebih membuat tertarik calon konsumen. Maka dari itu, banyak perusahaan yang saat ini mulai menerapkan strategi video marketing baik itu di website, facebook, instagram, twitter, youtube, maupun tiktok.

Harus diakui, pemasaran produk ataupun jasa lewat video lebih menarik perhatian karena dianggap bisa menjelaskan produk dengan lebih mudah dan cepat dipahami. Berbeda halnya dengan content marketing yang dianggap membosankan bagi sebagian orang.

Salah satu alat yang dapat membantu dalam proses ini adalah FlexClip, yang memungkinkan pengguna untuk membuat video menarik dengan mudah.

6. Content Marketing

Maksud dari content dalam hal ini adalah pembuatan konten tulisan. Ya, sejatinya tulisan bisa menjadi senjata ampuh untuk menarik pelanggan asalkan Anda bisa membuat konten yang menarik serta disesuaikan dengan target pasar.

Supaya tulisan yang dihasilkan bisa meningkatkan penjualan, dibutuhkan kemampun copywriting tingkat tinggi. Maka dari itu, umumnya perusahaan memiliki seorang copywriter yang bertugas mempromosikan produk atau layanan mereka dalam bentuk tulisan. Biasanya tulisan bakal dipasang di website, blog, e-book, atau media sosial.

7. Influencer Marketing

Sebenarnya, ini merupakan bagian dari sosial media marketing juga. Hanya saja, tidak memanfaatkan layanan iklan yang tersedia, tetapi memanfaatkan influencer.

Apa itu influencer? Yakni pemilik akun sosmed yang memiliki pengaruh dan pengikut sehingga bisa menarik banyak pengikutnya supaya mau membeli produk yang ditawarkan.

Anda bisa bekerja sama dengan influencer dengan berbagai cara seperti mengadakan giveaway, melakukan lomba, memberikan kode diskon, atau yang lainnya.

Penerapan Strategi Digital Marketing yang Efektif

Strategi dalam memasarkan bisnis secara digital tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Mengingat calon konsumen adalah orang yang memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda-beda. Berikut ini saya sampaikan beberapa langkah dan strategi promosi digital yang dinilai sangat efektif.

1. Dimulai dengan Membuat Website dan Akun Media Sosial

Tahapan pertama, bisnis Anda harus memiliki website terlebih dahulu. Tujuannya tentu saja supaya lebih kredibel dan terlihat profesional. 

Setelah website sudah berhasil dibuat, diikuti dengan membuat akun media sosial dan hubungkan keduanya. Keduanya harus diketahui oleh calon pembeli maupun pelanggan sebagai salah satu bentuk branding.

Baca juga: Bagaimana strategi meningkatkan brand produk

2. Terapkan SEO

Supaya website tersebut banyak pengunjungnya, optimasi gratis yang bisa Anda lakukan adalah dengan menerapkan search engine optimization. Teknik dan cara menerapkan digital marketing yang satu ini sudah pernah dijelaskan sebelumnya.

Bila anda bingung menerapkan SEO untuk website anda, silahkan hubungi kami di Grow&Bless Digital Marketing untuk mendapatkan layanan SEO.

3. Iklan Berbayar

Jika mempunyai dana lebih, tidak ada salahnya untuk membayar iklan supaya menjangkau pembeli secara lebih luas. Anda bisa membayar iklan di facebook, instagram, ataupun google dengan biaya yang bervariasi.

4. Kirim Email Marketing

Mengirim e-marketing merupakan cara membangun kedekatan hubungan dengan pelanggan. Mereka jadi tau apa produk atau jasa baru yang sedang Anda jual. Tapi, jangan kirim dalam jangka waktu yang sering, pelanggan akan merasa terganggu sehingga bakal meninggalkan Anda karena menganggapnya spamming.

Jasa Digital Marketing Grow and Bless

Tidak mau pusing-pusing mikirin cara menerapkan digital marketing? Serahkan saja pada Grow & Bless sebagai jasa digital marketing terbaik di Jakarta dan Indonesia.

Ada beragam layanan digital marketing yang bisa Anda pilih seperti SEO, SEM, dan masih banyak lagi yang lainnya. Grow and Bless siap membantu Anda mendapatkan lebih banyak pembeli.

Sekian pembahasan lengkap mengenai pengertian, kelebihan, manfaat, jenis-jenis, dan juga strategi dalam digital marketing. Silakan diterapkan supaya bisnis yang Anda jalankan bisa terus berkembang dan semakin pesat.