Grow and Bless Digital Marketing
Juli 28, 2021
/

Mengetahui Penyebab Website Lambat dan Dampaknya

Oleh: 
Ardian Susanto

Beberapa dari Anda mungkin ada yang memiliki website lambat dan sulit diakses. Namun karena website tersebut tidak pernah Anda rawat atau bahkan dicek sekalipun, maka masalah ini tidak diketahui. Padahal website yang lambat akan sangat memengaruhi performa situs dan secara tidak langsung memengaruhi penjualan dalam bisnis.

Sebagai seorang pengunjung atau pengguna internet, pastinya Anda juga pernah mengunjungi situs-situs yang memakan waktu hingga hitungan menit sampai seluruh kontennya dimuat. Padahal pada saat itu, Anda sedang menggunakan internet dengan kecepatan stabil.

website lambat

Biasanya hal seperti ini ditemui pada website pemerintahan atau instansi tertentu yang tidak serius dalam melakukan go digital. Dan yang pasti, Anda akan merasa kesal setiap kali harus membuka website tersebut.

Nah, agar rasa kesal yang sama tidak dialami oleh para pelanggan bisnis Anda, mari kita pelajari apa sih yang menyebabkan website lambat dan seberapa pentingnya kecepatan loading situs untuk sebuah bisnis.

Penyebab Website Lambat

Dikutip dari situs Euro VPS, setidaknya ada 10 alasan mengapa sebuah website bisa menjadi lambat, khususnya pada website bisnis dan toko online. Salah satu asalan utamanya adalah karena terlalu banyak konten yang ukurannya tidak dioptimasi.

Konten yang dimaksudkan di sini adalah foto, video, dan animasi yang kadang ukurannya bisa lebih dari 1 mb. Untuk sebuah komputer, tentunya ukuran 1 mb dianggap sebagai file kecil.

Namun untuk sebuah website, yang kadang kapasitas hostingnya tidak lebih dari 1 gb, tentunya ukuran file 1 mb akan berpengaruh besar pada kecepatan memuat situs tersebut. Belum lagi situs bisnis dan toko online akan menggunakan banyak konten gambar untuk menunjukan produk yang Anda jual.

Dan bicara tentang hosting, tentunya kapasitas dan kualitas hosting memegang peran besar dalam membuat website menjadi cepat loading. Oleh karena itu memiliki hosting website bisnis juga sangatlah penting.

Selain kedua alasan tadi, masih ada banyak lagi penyebab loading website lama yang lain. Seperti:

1. Penggunaan Javascript dan jQuery yang Kurang Tepat

Dalam membuat website yang responsif dan memiliki banyak fitur, Javascript dan jQuery memang sangat dibutuhkan. Sebab kedua bahasa ini bisa membuat fitur dalam website Anda terlihat menjadi lebih dinamis.

Namun penggunaan Javascript yang kurang tepat justru bisa membuat waktu loading website yang menjadi lambat. Karena dibandingkan CSS, Javascript memang memiliki waktu loading yang cukup panjang.

Oleh karena itu penggunaan jQuery dan Javascript hanya boleh digunakan secukupnya. Website yang punya banyak fitur sekalipun tidak akan dikunjungi oleh pelanggan bila fitur tersebut tidak bisa digunakan karena waktu tunggu yang terlalu lama.

2. Tidak Memanfaatkan Fitur Cache

Cache merupakan sebuah metode dimana pengunjung akan mengunduh sebagian konten dalam website di dalam penyimpanan internal mereka. Dengan begitu, mereka tidak perlu menunggu lama di kunjungan berikutnya karena sudah website akan langsung memuat konten yang sudah diunduh di internal.

Namun, fitur ini masih sangat jarang dimanfaatkan oleh para pemilik website toko online dan UMKM. Selain karena cara menggunakannya yang cukup rumit, kadang orang juga salah paham mengenai file cache yang diartikan sebagai pembuat lemot perangkat yang digunakan.

Padahal jika dipelajari dan digunakan dengan baik, cache bisa sangat membantu mempercepat waktu loading situs Anda.

4. Terlalu Banyak Iklan

Beberapa dari Anda mungkin masih ada yang menggunakan iklan seperti Google Adsense atau penyedia iklan lainnya yang ditampilkan di dalam blog. Rencananya, hal ini dilakukan agar website bisa memberikan penghasilan sampingan meskipun tidak ada yang melakukan order dari website.

Padahal iklan di sebuah blog atau website bisa membuat waktu loading menjadi lebih lambat. Apalagi jika Anda menggunakan iklan pop up yang bukan hanya membuat lambat tapi juga membuat kesal para pengunjung.

Perlu diingat, tujuan utama Anda membuat website bisnis dan toko online adalah sebagai media promosi agar calon pembeli bisa melakukan order langsung dari situs tersebut. Jadi sebaiknya Anda tidak perlu memasang Google Adsense atau layanan iklan lainnya demi menghindari website lambat.

5. Terlalu Banyak HTTP Request yang Dilakukan Secara Bersamaan

HTTP Request dilakukan untuk memuat seluruh konten baik yang berupa CSS, JavaScript, maupun gambar dalam sebuah website.

Ketika dilakukan secara bersamaan, HTTP Request yang terlalu banyak bisa membuat website menjadi sangat lambat bahkan tidak merespon sama sekali. Tidak jarang ada website yang tidak bisa dibuka dengan alasan excessive HTTP Request.

6. Tidak Mengoptimasi Ukuran File Gambar dan Konten Lainnya

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, ukuran file baik gambar, video, audio maupun animasi yang akan ditampilkan di dalam website akan sangat mempengaruhi kecepatan loading-nya.

Ukuran yang paling optimal untuk file gambar adalah di bawah 1 mb dan di bawah 25 mb untuk jenis file lainnya. Bila lebih dari itu, file tersebut akan memakan terlalu banyak ruang di dalam hosting yang menyebabkan waktu memuat website jadi semakin panjang.

Sebab hosting masih harus memuat konten JavaScript, CSS dan bahasa lainnya yang mana juga membutuhkan waktu cukup lama.

7. Penulisan Kode yang Kurang Rapih

Dalam membuat website dari awal, penulisan tiap baris kode yang rapih akan sangat menentukan seberapa cepat website tersebut memuat. Dalam kebanyakan kasus, memberikan terlalu banyak note, kolom kosong, hingga inline styling sering kali membuat file kode website tersebut menjadi semakin besar.

Oleh karena itu, usahakan untuk membuat kode serapih mungkin dengan tidak meninggalkan baris kosong yang terlalu banyak maupun membuat note yang tidak perlu.

website lambat

Apa Dampak Website Lambat untuk Performa Bisnis?

Sebenarnya, apa sih gunanya punya website yang cepat untuk bisnis? Apakah website lambat sebegitu buruknya hingga bisa mempengaruhi penjualan?

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, loading website lambat akan sangat mempengaruhi performa situs Anda baik dari segi SEO maupun penjualan. Nah untuk lebih lengkapnya, berikut ini adalah beberapa contoh dampak yang bisa Anda rasakan bila tidak segera memperbaiki situs yang lambat.

Sulit Bersaing di Mesin Pencarian

Sebagai sebuah algoritma yang ingin membuat seluruh penggunanya merasa nyaman, tentunya Google akan lebih menganakemaskan situs-situs yang memiliki waktu loading singkat dibandingkan yang lambat.

Karena sudah pasti, para pengguna internet pun akan lebih memilih mengunjungi situs yang bisa memuat dengan singkat dengan informasi yang kurang lengkap dibandingkan yang informasinya lengkap namun butuh waktu hingga 5 menit hingga bisa dimuat seluruh kontennya.

Tidak Akan Banyak Dikunjungi Calon Pelanggan

Kalaupun website Anda berhasil menduduki halaman 1 pencarian Google, masih ada 1 lagi dampak yang bisa Anda rasakan, yaitu tidak ada banyak pengunjung yang rela menunggu hingga seluruh web termuat. Kebanyakan dari Anda pasti juga ada yang sering langsung menutup web bila tidak memunculkan konten apapun dalam 30 detik.

Itulah mengapa, web yang lambat biasanya tidak punya banyak pengunjung. Dan tidak ada banyak pengunjung artinya juga tidak ada banyak orang yang mengetahui maupun membeli produk Anda.

Seperti itulah penyebab website lambat serta apa dampaknya kepada usaha Anda. Ada banyak cara pula untuk memperbaiki website yang lambat. Salah satunya adalah dengan menghilangkan seluruh faktor-faktor yang sudah dituliskan di atas. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk mengoptimasi website Anda, jangan ragu untuk menghubungi jasa website dari Grow&Bless Digital Marketing.

You Might Also Like
Find us on another platform, see for yourself what other say about us
clutch reviewGoogle Ads Certifiedsemrush certificationHubspot certification
© 2020 - 2021  Grow & Bless Digital Marketing 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram